Banda Aceh
Dengar Suara Warga, Illiza Terima Lintas Komunitas di Pendopo Wali Kota Banda Aceh
Wali Kota, Illiza Sa’aduddin Djamal menerima sejumlah masyarakat dari puluhan komunitas dalam Forum Suara Warga Kota...
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menerima aspirasi masyarakat dalam Forum Suara Warga yang digelar bersama Gerakan Anti Korupsi di Pendopo Wali Kota, Minggu (10/5/2026).
- Dalam forum itu, Illiza memaparkan berbagai inovasi layanan publik serta menegaskan pemerintah akan mengakomodasi masukan warga terkait pendidikan, kesehatan, UMKM, hingga kebencanaan.
- Ia juga menyebut forum tersebut penting agar pemerintah lebih terbuka mendengar kebutuhan masyarakat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Kota, Illiza Sa’aduddin Djamal menerima sejumlah masyarakat dari puluhan komunitas dalam Forum Suara Warga Kota Banda Aceh “Mendengar Suara, Membangun Kota, Dengan Kolaborasi” yang diinisiasi bersama Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Minggu (10/5/2026).
Wali Kota, Illiza dalam forum tersebut memaparkan, sebanyak 6.301 ASN serta total 3.000 tenaga pendidikan dan kesehatan dasar, siap mendukung pelayanan publik di wilayah setempat. Ia juga memaparkan, sejumlah transformasi mulai dari sembilan inovasi layanan Disdukcapil, 100 persen layanan digital dokumen kependudukan, hingga integrasi data lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Dengan forum ini, kita pemerintah kupingnya semakin lebar untuk mendengar suara warganya, agar perbaikan-perbaikan dari sisi kebijakan, regulasi, sarana prasarana, semuanya harus kita akomodasikan,” ucap Illiza.
Baca juga: DPRK Keluarkan Rekom Soal Kekerasan Anak, Desak Pemko Audit Semua Daycare di Banda Aceh
Beberapa sektor yang disuarakan mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi khususnya UMKM, hingga ketangguhan bencana. Pihaknya juga menanggapi soal desil yang meresahkan di masyarakat. “Dari segi kesehatan misal seperti JKA sekarang, ketika diberi penjelasan masyarakat pun mendapat kejelasan,” ujar Illiza.
“Kemudian masalah distribusi para pendidik, sekolah inklusif, guru dan sarana prasarana masih kurang, ini kita akui. Segala masukkan ini akan kami persiapkan untuk memberikan layanan yang lebih baik dan tepat sasaran ke depan,” tambahnya.
Wali Kota Banda Aceh itu juga menyampaikan terima kasih kepada GeRAK yang terus membersamai memberikan kritikan, serta masukan yang sifatnya membangun. “Kami pun berusaha memperbaiki, forum ini baik untuk perbaikan kota,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Illiza-Saaduddin-Djamal-di-sela-Forum-Suara-Warga-yang-diinisiasi-bersama.jpg)