Berita Banda Aceh
Kapolda Aceh Pimpin Pembaretan Terhadap 30 Bintara Brimob
“Sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil. Brimob untuk nusa dan bangsa.” MARZUKI ALI BASYAH, Kapolda Aceh
Ringkasan Berita:
- Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, memimpin pembaretan terhadap 30 personel Bintara Remaja Satbrimob Polda Aceh, di Mako Brimob Jeulingke, Banda Aceh
- Kapolda Aceh menegaskan pentingnya menjaga kehormatan baret biru Brimob sebagai simbol disiplin, loyalitas, dan pengabdian kepada bangsa dan negara
- Kapolda juga mendorong personel Satbrimob Polda Aceh untuk terus meningkatkan kemampuan melalui berbagai pelatihan, termasuk membuka peluang mengikuti pelatihan di Watukosek maupun ajang internasional
“Sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil. Brimob untuk nusa dan bangsa.” MARZUKI ALI BASYAH, Kapolda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, memimpin pembaretan terhadap 30 personel Bintara Remaja Satbrimob Polda Aceh, di Mako Brimob Jeulingke, Banda Aceh, Senin (11/5/2026).
Kegiatan pembaretan diawali dengan apel kesiapsiagaan yang dipimpin langsung oleh Irjen Marzuki. Kemudian dilanjutkan dengan penghormatan jajar serta tradisi keliling Mako Brimob guna mengenalkan lingkungan kesatuan kepada para bintara remaja.
Selanjutnya, para peserta mengikuti yel-yel korps Brimob yang berlangsung penuh semangat sebagai bentuk penanaman jiwa korsa, disiplin, dan loyalitas, sebelum akhirnya dilaksanakan prosesi penyematan baret biru sebagai simbol kehormatan dan resmi bergabungnya para bintara remaja ke dalam keluarga besar Korps Brimob Polri.
Dalam amanatnya, Kapolda Aceh menegaskan pentingnya menjaga kehormatan baret biru Brimob sebagai simbol disiplin, loyalitas, dan pengabdian kepada bangsa dan negara. “Jangan nodai baret biru kita. Kita adalah pasukan yang dididik dengan disiplin tinggi,” katanya.
“Pelanggaran-pelanggaran harus dikurangi dan dihilangkan. Sesama anggota harus saling mengingatkan agar tetap berada di jalan yang benar,” lanjut Kapolda.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan tugas Brimob ke depan akan semakin berat seiring meningkatnya intensitas kejahatan dan dinamika situasi global. Oleh karena itu, personel Brimob dituntut memiliki kemampuan dan profesionalisme tinggi sebagai pasukan khusus Polri.
“Kemampuan-kemampuan khusus seperti penjinakan bom (Jibom), antiteror, hingga pertempuran hutan harus terus dipelihara dan dilatihkan agar kemampuan personel tetap terjaga,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolda Aceh turut membagikan pengalamannya saat menjalani tradisi pembaretan Brimob pada 1998 di Watukosek, Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa seluruh personel Brimob di Indonesia memiliki kebanggaan dan jati diri yang sama. “Tidak ada Brimob Watukosek dan Brimob Polda. Semua sama, karena ilmunya satu. Yang ada hanya satu, yaitu Brimob,” tegasnya.
Selain itu, Kapolda juga mendorong personel Satbrimob Polda Aceh untuk terus meningkatkan kemampuan melalui berbagai pelatihan, termasuk membuka peluang mengikuti pelatihan di Watukosek maupun ajang internasional.
Ia berharap jiwa korsa, kebersamaan, dan semangat pengabdian anggota Brimob terus terpelihara, disertai disiplin dan pembinaan mental spiritual yang kuat. “Ingat, Brimob adalah pelindung dan pelayan masyarakat. Jangan pernah surut dalam melayani masyarakat,” pesannya.
Di akhir amanat, Kapolda Aceh mengucapkan selamat kepada 30 Bintara Remaja Satbrimob Polda Aceh yang telah berhasil menjalani rangkaian latihan fisik dan mental serta resmi menyandang baret biru Brimob. “Sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil. Brimob untuk nusa dan bangsa,” tutupnya.
Apel pembaretan tersebut turut dihadiri Wakapolda Aceh, para Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh, Dansat Brimob Polda Aceh, Danden Gegana, para Danyon, perwira, bintara, dan tamtama Satbrimob Polda Aceh.(ra)
Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah
Kapolda Aceh Pimpin Pembaretan Bintara Brimob
Bintara Brimob Polri
Korps Brimob Polri
Brimob
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Polda Tetapkan 1 Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Sekda Aceh, Ini Inisial dan Asal Daerahnya |
|
|---|
| Berkaca pada Bencana, Safrizal Ajak Warga Aceh Bangun Harmoni dengan Alam |
|
|---|
| JPU Hadirkan 6 Saksi di Sidang Lanjutan Kasus Penistaan Agama, Begini Kesaksiannya |
|
|---|
| Pimpin Pembaretan 30 Bintara Brimob, Kapolda Aceh: Jangan Nodai Baret Biru Kita |
|
|---|
| Polda Aceh Turun Tangan Mediasi Sengketa Lahan PT Bumi Flora |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kapolda-Aceh-Irjen-Pol-Marzuki-Ali-Basyah-melakukan-pembaretan.jpg)