Rabu, 13 Mei 2026

Berita Lhokseumawe

Baitul Mal Kota Lhokseumawe dan DPRK RDP, Perkuat Transparansi Tata Kelola Zakat

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana terbuka, komunikatif, dan konstruktif sebagai bagian dari upaya

Tayang:
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/serambinews
RDP KELOLA ZAKAT: Baitul Mal Kota Lhokseumawe menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRK Lhokseumawe di ruang Oproom Lantai 3 DPRK Kota Lhokseumawe, Selasa (12/5/2026). 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Baitul Mal Kota (BMK) Lhokseumawe menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRK Lhokseumawe di ruang Oproom Lantai 3 DPRK Kota Lhokseumawe, Selasa (12/5/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana terbuka, komunikatif, dan konstruktif sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan dalam pengelolaan zakat, infak, dan program sosial kemasyarakatan.

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua Komisi D DPRK Lhokseumawe Nurbayan didampingi anggota Komisi D Roma Juwita Hasibuan dan Said Luthfi, serta jajaran Baitul Mal Kota Lhokseumawe.

Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. H. Damanhur Abbas, Lc., M.A., didampingi Anggota badan Baitul Mal Dr.Munawir, Lc dan Jumiati seta Kepala sekretariat BMK Maimun, S.Sos, M.A.P, beserta kasubbag  dan sejumlah pegawai BMK. 

Memperkuat koordinasi

Damanhur Abbas  menyampaikan bahwa rapat tukar pendapat tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan transparansi antara Baitul Mal dan DPRK sebagai mitra pengawasan serta penguatan kebijakan daerah.

“Kami menyambut baik berbagai masukan dan pertanyaan yang disampaikan dalam rapat ini. Baitul Mal terus berupaya meningkatkan profesionalitas, akuntabilitas, dan transparansi dalam pengelolaan zakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Damanhur Abbas.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi D DPRK Lhokseumawe, Nurbayan, memberikan apresiasi terhadap capaian dan kinerja Baitul Mal Kota Lhokseumawe yang dinilai terus menunjukkan perkembangan positif.

“Kami melihat kinerja Baitul Mal sudah sangat baik. Tiga orang saja yang sering aktif, hasilnya sudah sekeren ini, apalagi jika seluruh unsur bergerak dan aktif bersama, tentu akan jauh lebih luar biasa,” ungkap Nurbayan.

Ia juga menilai suasana rapat berlangsung sangat baik dan produktif.

“Sepanjang yang saya ikuti, ini mungkin rapat paling smooth sepanjang sejarah, paling soft, tetapi tetap substantif dan penuh solusi. 

Diskusi berjalan santai namun tetap fokus pada perbaikan tata kelola dan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRK Lhokseumawe, Roma Juwita Hasibuan, menyoroti aspek transparansi pengelolaan dana amil dan operasional verifikasi lapangan.

“Kami ingin mengetahui secara rinci berapa persentase dana amil yang diambil dari zakat, kemudian apabila ada kelebihan dana amil itu digunakan untuk apa dan dialokasikan ke mana.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved