Berita Aceh Singkil
Lindungi Anak dari Judi Online, LMND Dorong Diskominfo Perkuat Perlindungan Digital di Aceh Singkil
Ketua LMND Aceh Singkil, Surya Padli mengatakan, dorongan ini muncul seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap maraknya paparan konten negatif.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- LMND Aceh Singkil mendorong Diskominfo Aceh Singkil memperkuat perlindungan digital bagi anak dan remaja dari ancaman konten negatif di ruang siber.
- Ketua LMND Aceh Singkil, Surya Padli, menilai paparan judi online terhadap anak-anak menjadi ancaman serius bagi kesehatan mental dan masa depan generasi muda.
- LMND meminta kolaborasi pemerintah, sekolah, dan orang tua dalam meningkatkan literasi digital, pengawasan aktivitas daring anak, serta penggunaan teknologi penyaring konten.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kabupaten Aceh Singkil mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat memperkuat perlindungan digital.
Khususnya bagi anak-anak dan remaja yang semakin rentan terhadap ancaman di ruang siber.
Ketua LMND Aceh Singkil, Surya Padli mengatakan, dorongan ini muncul seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap maraknya paparan konten negatif.
Terutama judi online (judol), yang kini telah menyasar kelompok usia sangat muda.
Menurutnya, berdasarkan data terbaru dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), hampir 200 ribu anak di Indonesia telah terpapar judi online.
Dari jumlah itu sekitar 80 ribu di antaranya anak berusia di bawah 10 tahun.
Baca juga: Ketagihan Judi Online, Buruh Bangunan di Banda Aceh Pukul Rekan Kerja Bersimbah Darah Demi Rampas HP
Surya Padli mengatakan kondisi tersebut dinilai sebagai ancaman serius bagi masa depan generasi muda.
"Paparan konten berbahaya tidak hanya berdampak pada kesehatan mental anak, tetapi juga berpotensi mengganggu proses pembangunan sumber daya manusia nasional secara keseluruhan," ujarnya, Minggu (17/5/2026).
Peran Pemerintah Daerah melalui Diskominfo sebutnya sangat krusial dalam memperkuat literasi digital, pengawasan konten, serta membangun sistem perlindungan yang lebih efektif di tingkat lokal.
“Perlindungan digital harus menjadi prioritas. Anak-anak kita tidak boleh dibiarkan menghadapi ancaman di ruang siber tanpa pendampingan dan sistem pengamanan yang kuat,” tegas Surya.
Papa bagian lain LMND juga mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta orang tua dalam meningkatkan kesadaran dan pengawasan terhadap aktivitas digital anak-anak.
Mengingat upaya preventif seperti edukasi literasi digital sejak dini, pemanfaatan teknologi penyaring konten, serta penguatan regulasi di tingkat daerah sangat penting untuk menekan angka paparan konten negatif.
Baca juga: Riba Digital dan Judi Online Ancam Generasi Muda Aceh
"Dengan langkah konkret dan sinergi berbagai pihak, diharapkan Aceh Singkil dapat menjadi daerah yang lebih aman secara digital, terutama bagi generasi mudanya," tutup Surya. (*)
| Harga Kelapa Sawit Bertahan Rp2.700 per Kg di Tingkat Petani Aceh Singkil |
|
|---|
| Bupati Aceh Singkil Lepas Keberangkatan Calon Jemaah Haji |
|
|---|
| Aktivis Lingkungan Dukung Eksplorasi Blok Migas Singkil, Ajak Kawula Muda Persiapkan Diri |
|
|---|
| Pemilihan BPKam Selok Aceh Minta Diulang, Ini Alasannya |
|
|---|
| Aspal Ditinggikan, Genangan Air di Jalan Dua Jalur Gunung Merih Berpindah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Surya-Padli.jpg)