Rabu, 20 Mei 2026

Berita Abdya

BKSDA Respons Kematian 14 Ekor Kambing Milik Warga Abdya dengan Bekas Luka Cakar

"Kita sudah menerima laporan. Saat ini petugas dalam perjalanan untuk merespons laporan tersebut," kata Ujang.

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Tidak Ada
KAMBING MATI - Kondisi kambing milik warga Kuta Bak Drien, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Abdya, mati dengan kondisi luka cakar, Senin (18/5/2026). 

Pemilik ternak baru menyadari petaka tersebut pada pagi harinya, saat hendak memeriksa kandang.

"Saat diperiksa kandang, ia mendapati hewan peliharaannya sudah tidak bernyawa dengan bekas luka cakar yang khas di beberapa bagian tubuh kambing," ucapnya.

Peristiwa ini pun, kata Zulkifli, langsung memicu kekhawatiran di kalangan peternak dan masyarakat sekitar. 

Mengingat, sambungnya, lokasi pemukiman yang berbatasan dengan kawasan kebun dan hutan itu juga sudah pernah di teror oleh beruang.

Pihak pemerintah desa setempat mengimbau warga, khususnya para peternak, untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkokoh dinding kandang ternak, serta segera melaporkan ke pihak terkait atau dinas penanggulangan satwa liar jika melihat tanda-tanda keberadaan beruang tersebut di sekitar pemukiman.

Atas kejadian ini, kerugian yang dialami Ubat diperkirakan mencapai belasan juta rupiah, dan warga berharap ada tindakan cepat dari pihak berwenang agar teror beruang ini tidak kembali memakan ternak lainnya. (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved