Berita Abdya
BKSDA Respons Kematian 14 Ekor Kambing Milik Warga Abdya dengan Bekas Luka Cakar
"Kita sudah menerima laporan. Saat ini petugas dalam perjalanan untuk merespons laporan tersebut," kata Ujang.
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- 14 ekor kambing milik warga Gampong Kuta Bak Drien, Kecamatan Tangan-Tangan, Abdya, ditemukan mati dengan luka cakar pada Senin (18/5/2026) dini hari.
- Diduga kuat akibat serangan satwa liar beruang madu.
- Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, menyebut petugas segera turun ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan.
- Keuchik Zulkifli membenarkan kejadian yang membuat warga syok, menyebut kambing milik Ubat A (38) mati dengan luka cakar khas beruang.
- Kerugian diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh gerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait kasus kematian 14 ekor kambing milik warga Gampong Kuta Bak Drien, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dengan kondisi luka cakar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa mencekam ini diperkirakan terjadi pada Senin (18/5/2026), sekira pukul 01.00 WIB.
Dugaan kuat, kematian 14 ekor kambing itu mengarah pada serangan satwa liar beruang madu.
Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata kepada wartawan, Selasa (19/5/2026) menyebutkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan terkait kasus tersebut.
"Kita sudah menerima laporan. Saat ini petugas dalam perjalanan untuk merespons laporan tersebut," kata Ujang.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan memantau lokasi sekitar.
"Masyarakat kita imbau tetap waspada dan memantau ternak-ternak mereka, sambil menelusuri penyebab utamanya apa. Apakah ada gangguan aktivitas yang merusak habitat satwa liar," ucapnya.
Baca juga: 14 Ekor Kambing Milik Warga Abdya Mati Dengan Bekas Luka Cakar
Belasan Kambing Mati Menggenaskan
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 14 ekor kambing milik warga Gampong Kuta Bak Drien, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ditemukan mati mengenaskan dalam waktu hanya satu malam.
Dugaan kuat mengarah pada serangan satwa liar beruang madu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa mencekam ini diperkirakan terjadi pada Senin (18/5/2026) sekira pukul 01.00 WIB.
Keuchik Kuta Bak Drien, Zulkifli, membenarkan kejadian yang sempat membuat syok warga tersebut.
Menurut keterangannya, belasan kambing yang mati tersebut adalah milik Ubat A (38), warga Gampong Kuta Bak Drien.
"Benar, ada 14 ekor kambing milik Ubat yang mati mendadak dan mengenaskan. Berdasarkan kondisi luka pada bangkai ternak, diduga kuat akibat dicakar oleh beruang," ujar Zulkifli.
Saat malam kejadian, sebutnya, suasana di sekitar kandang memang terbilang sepi.
| Bupati Safaruddin Apresiasi Buku Muhammadiyah Abdya, Sejarah, Peran, dan Kontribusi untuk Daerah |
|
|---|
| DPMP4 Abdya Edukasi Siswa SMP Ibnu Sina Tentang Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak |
|
|---|
| Perkuat Media Edukasi Kesehatan, RSUD-TP Abdya Gelar Pelatihan Media Interaktif bagi Tim PKRS |
|
|---|
| DPMP4 Abdya Tuntaskan Validasi Pencairan DD & ADG Tahap Pertama 152 Gampong |
|
|---|
| Ucay Penceramah 1 Muharram di Masjid Agung Abdya, Ini Sejumlah Kegiatan Lain, Termasuk Pasar Murah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kondisi-kambing-milik-warga-Kuta-Bak-Drien-Kecamatan-Tangan-Tangan-Kabupaten-Abdya.jpg)