Berita Aceh Utara
Warga di Aceh Utara Digemparkan Semburan Api Saat Dini Hari dari Pengeboran Sumur
“Peristiwa itu terjadi di areal kebun sawit dan persawahan, tepat di lokasi pengeboran sumur air yang diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan...
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Namun saat petugas tiba, kobaran api dilaporkan telah padam dengan sendirinya.
Meski demikian, aparat kepolisian langsung memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi kejadian guna mencegah masyarakat mendekati area yang masih berpotensi berbahaya.
“Melihat kondisi ini, pihak kepolisian melakukan pemasangan police line dan pengamanan di lokasi kejadian serta memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak mendekati lokasi demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Bambang.
Hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, dua unit rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi dilaporkan mengalami dampak ringan akibat semburan lumpur yang keluar dari sumur bor.
Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya semburan susulan, sejumlah warga memilih melakukan pengungsian mandiri ke tempat yang dianggap lebih aman.
Sterilisasi Area
Sementara itu, pihak PT Pema Global Energi bersama instansi terkait masih melakukan sterilisasi area dan pemeriksaan kandungan gas di sekitar lokasi guna memastikan kondisi benar-benar aman bagi masyarakat.
Polres Aceh Utara juga terus melakukan pengamanan dan pemantauan perkembangan situasi di lapangan, termasuk memverifikasi warga yang mengungsi serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan penyebab pasti terjadinya semburan gas tersebut.
“Sampai saat ini kobaran api sudah padam. Instansi terkait masih melakukan sterilisasi area dan pemeriksaan kandungan gas, sementara kepolisian terus melakukan monitoring dan pengamanan lokasi,” tutup Bambang.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di tengah aktivitas pengeboran sumur untuk kebutuhan irigasi pertanian.
Warga berharap hasil pemeriksaan dapat segera mengungkap penyebab semburan gas tersebut sehingga aktivitas masyarakat di sekitar lokasi dapat kembali berjalan normal dengan aman.(*)
| Sisa Penyintas Banjir di Aceh Utara Masih Diverifikasi untuk Pengusulan Bantuan Capai 35.757 Rumah |
|
|---|
| Kalapas Lhoksukon Jumpai Bupati Aceh Utara, Respons Ayahwa Soal Pembangunan Gedung Baru Lapas |
|
|---|
| Kalapas Lhoksukon Temui Bupati Aceh Utara, Bahas Pembangunan Gedung Baru Lapas di Desa Reudeup |
|
|---|
| Pemkab Aceh Utara Siapkan 7 Lokasi Huntap untuk Relokasi 723 KK Penyintas Banjir di Langkahan |
|
|---|
| Syekh Dan 40 Tahun Merawat Sejarah Rapa-i Pase, Begini Jejak Sang Maestro |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Semburan-gas-disertai-lumpur-dan-kobaran-api-setinggi-puluhan-meter.jpg)