Listrik Padam di Aceh
Sudah 10 Jam Listrik Padam di Aceh, PLN: 17 Gardu Induk Sudah Pulih, Penormalan Dipercepat
saat ini PLN masih melakukan percepatan penormalan agar pasokan listrik di wilayah yang terdampak dapat kembali normal sepenuhnya hingga ke pelanggan.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
Sudah 10 Jam Listrik Padam di Aceh, PLN: 17 Gardu Induk Sudah Pulih, Penormalan Dipercepat
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gangguan listrik yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera Bagian Utara (SBU) sejak Jumat (22/5/2026) malam pukul 18.44 WIB masih terus berlangsung hingga Sabtu (23/5/2026) pagi.
Setelah sekitar 10 jam lebih terjadi gangguan, PT PLN (Persero) menyatakan proses penormalan sistem kelistrikan terus dipercepat dan sebagian gardu induk telah kembali beroperasi.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Aceh, Lukman Hakim, mengatakan gangguan terjadi akibat masalah pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai yang dipicu cuaca ekstrem.
Gangguan tersebut tidak hanya berdampak di Aceh, tetapi juga memengaruhi sejumlah wilayah di Sumatra.
“PLN terus berupaya melakukan penormalan kelistrikan pascagangguan transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan sebagian wilayah Sumatra terdampak,” ujar Lukman dalam keterangan resmi, Sabtu (23/5/2026).
Menurut dia, hingga pukul 05.00 WIB, sebanyak 17 gardu induk dari total 21 gardu induk terdampak telah berhasil dipulihkan.
PLN, kata Lukman, saat ini masih melakukan percepatan penormalan agar pasokan listrik di wilayah yang terdampak dapat kembali normal sepenuhnya hingga ke pelanggan.
“Hingga pukul 05:00 WIB, sebanyak 17 gardu induk dari total21 gardu induk yang terdampak telah berhasil dipulihkan. PLN terus melakukan percepatan penormalan agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali sampai ke Pelanggan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan informasi kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal komunikasi resmi PLN lainnya.
Gangguan listrik yang berlangsung berjam-jam tersebut sempat dikeluhkan masyarakat di berbagai daerah di Aceh karena mengganggu aktivitas rumah tangga hingga layanan usaha pada malam hari.
PLN Minta Maaf dan Ungkap Penyebabnya
Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, Darmawan Prasodjo mengungkapkan indikasi awal penyebab terjadinya gangguan sistem kelistrikan yang mengakibatkan listrik padam atau blackout di sebagian Sumatera sejak Jumat (22/5/2026) malam.
Dalam konferensi pers pada Sabtu (23/5/2026) pagi, ia menyampaikan permohonan maaf atas gangguan sistem kelistrikan tersebut.
“Pertama, PT PLN Persero ingin menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di Sumatera, terutama di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh, karena adanya gangguan di sistem kelistrikan sejak tadi malam,” tutur Darmawan, dipantau dari Breaking News Kompas TV.
“Gangguan terjadi pada pukul 18.44 waktu Indonesia Barat, dan di saat itu kami langsung melaporkan kondisi ini kepada Kementerian ESDM melalui Bapak Dirjen Tenaga Listrik,” lanjutnya.
| Listrik Padam Massal di Sumatera: Aceh, Medan hingga Riau Terdampak |
|
|---|
| Interkoneksi Terhubung, Ini Tahap Pemulihan Listrik Aceh Selanjutnya, Target Normal Dalam 48 Jam |
|
|---|
| Update Listrik di Aceh per Rabu: Kini Sudah Terhubung ke Jaringan Sumatra, PLTU Nagan Mulai Menyala |
|
|---|
| Jalur Interkoneksi Pulih, Dalam 48 Jam ke Depan Listrik Aceh Diperkirakan Bakal Normal Kembali |
|
|---|
| UPDATE Listrik di Aceh, PLN: Penyambungan Kabel Tower Brandan-Langsa Sukses, Arus Siap Dialirkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Petugas-PLN-melakukan-penarikan-kabel-di-Panton-Labu-Aceh-Utara.jpg)