Rabu, 3 Juni 2026

Info Haji Aceh

Jamaah Haji Mulai Bergerak ke Madinah pada 8 Juni, 3 Lagi Jamaah Haji Aceh Wafat

Seluruh jamaah yang wafat tersebut dilaporkan mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan jantung

Tayang:
Editor: mufti
FOR SERAMBINEWS.COM
Jamaah haji Aceh 

Ringkasan Berita:
  • Tiga jamaah haji asal Aceh meninggal dunia di Tanah Suci Makkah. 
  • Seluruh jamaah yang wafat tersebut dilaporkan mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan jantung
  • Jamaah haji Aceh yang tergabung dalam Kloter BTJ 2 dijadwalkan menjadi rombongan pertama yang bergerak dari Makkah menuju Madinah

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam dua hari terakhir, tiga jamaah haji asal Aceh meninggal dunia di Tanah Suci Makkah. Seluruh jamaah yang wafat tersebut dilaporkan mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan jantung.

Pada Minggu (31/5/2026) pukul 16.45 Waktu Arab Saudi (WAS) atau 20.45 WIB, seorang jamaah haji Aceh, Ibrahim bin Abdul Kadir Nuh (74), meninggal dunia di King Abdul Aziz Hospital, Mekkah. Jamaah asal Gampong Cot Sukon, Kecamatan Sakti, Pidie, yang tergabung dalam Kloter BTJ 10 tersebut diketahui mengalami gangguan jantung.

Beberapa jam sebelumnya, seorang jamaah haji asal Bireuen yang tergabung dalam Kloter BTJ 05, Sulasry Abdul Gani (74), juga dilaporkan meninggal dunia. Ia menghembuskan napas terakhir pada pukul 04.45 WAS atau 08.45 WIB di Burj Alwahda Almutamayiz Hotel, Makkah, tempat jamaah haji Aceh menginap. Sulasry berasal dari Gampong Meunasah Timu, Kecamatan Peusangan, Bireuen.

Sedangkan sehari sebelumnya, Sabtu (30/5/2026) pukul 11.30 WAS atau 15.30 WIB, jamaah haji Aceh asal Pidie Jaya, Aminah Ahmad (76), meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di Sheefa Hospital, Makkah.

Jamaah yang berasal dari Gampong Meunasah Paru Keude, Kecamatan Bandar Baru, tersebut tergabung dalam Kloter BTJ 13 dan didiagnosa mengalami gangguan pada jantung. Ketiga jamaah yang wafat telah dimakamkan di Pemakaman Syaraya, Makkah.

Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh, Arijal, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan petugas, para jamaah yang meninggal dunia mengalami sesak napas dan gejala serangan jantung sebelum wafat. Setelah proses fardu kifayah dilaksanakan, jenazah para jamaah dimakamkan di Pemakaman Syaraya.

Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Aminah Ahmad.

"Kami segenap keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh turut berduka cita atas berpulangnya jamaah Aceh ini. Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya, mengampuni segala dosanya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," ujar Arijal.

Dengan bertambahnya tiga jamaah yang wafat tersebut, jumlah jamaah haji Aceh yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 menjadi enam orang. Sebelumnya, tiga jamaah Aceh lainnya yang telah meninggal dunia adalah Nurwaida Muhammad Yusuf (76) asal Bireuen, Maimunah Yusuf Ali (72) asal Aceh Tamiang, dan Siti Salmijah (83) asal Pidie Jaya. Saat ini kloter 13 merupakan yang terbanyak jamaahnya meninggal dunia, yaitu tiga orang.

PPIH Aceh terus mengimbau seluruh jamaah agar menjaga kondisi kesehatan mengingat cuaca panas ekstrem dan padatnya aktivitas ibadah di Tanah Suci. Data yang ada menunjukkan bahwa sebagian besar jamaah yang wafat merupakan lanjut usia dan meninggal akibat gangguan jantung serta komplikasi kesehatan lainnya selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Mulai bergerak ke Madinah pada 8 Juni

Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh, Arijal, melalui Humas Embarkasi Banda Aceh, Darwin, menyampaikan bahwa jamaah haji Aceh yang tergabung dalam Kloter BTJ 2 dijadwalkan menjadi rombongan pertama yang bergerak dari Makkah menuju Madinah pada Senin (8/6/2026).

Perjalanan tersebut akan menggunakan 10 unit bus. Perpindahan jamaah itu akan diikuti oleh kloter-kloter berikutnya pada hari-hari selanjutnya. Proses pergerakan jamaah dari Makkah ke Madinah dijadwalkan berakhir dengan keberangkatan Kloter BTJ 14 pada Minggu (21/6/2026).

Sebanyak 13 kloter jamaah haji Aceh, mulai dari BTJ 2 hingga BTJ 14 yang tergabung dalam Gelombang II, nantinya akan kembali ke Indonesia melalui Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar. Penerbangan pemulangan dijadwalkan mulai berlangsung pada Selasa (16/6/2026).

Sementara itu, jamaah Kloter BTJ 01 yang saat keberangkatan masuk Gelombang I dan tiba melalui Madinah akan tetap berada di Makkah. Mereka dijadwalkan kembali ke Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah,  Senin (15/6/2026).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved