Berita Aceh Tamiang
Pasokan Melimpah, Harga Cabai Merah Turun di Aceh Tamiang
Harga cabai merah di Pasar Pagi Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang turun memasuki bulan Juni 2026.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Harga cabai merah di Pasar Pagi Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang turun memasuki bulan Juni 2026.
Saat ini, cabai merah dijual dengan harga Rp40 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya Rp50 ribu per kilogram.
Pedagang cabai di Pasar Pagi Kualasimpang, Ridho, mengatakan penurunan harga tersebut mulai dirasakan dalam beberapa hari terakhir.
Menurutnya, kondisi ini cukup membantu masyarakat karena harga cabai yang lebih rendah dapat meringankan pengeluaran rumah tangga.
Baca juga: Libur Panjang, Harga Cabai Caplak Naik Jadi Rp 48 Ribu
“Kalau harganya segini (Rp40 ribu) sudah pas, kalau di bawah ini kami (pedagang) yang rugi,” kata Ridho, Selasa (2/6/2026).
Amatan di lokasi, perubahan harga ini disebabkan pasokan melimpah dari Sumatera Utara.
Selain cabai merah, komoditas lain yang masih stabil meliputi cabai hijau dibanderol Rp32 ribu per kilogram, cabai rawit Rp40 ribu per kilogram, cabai caplak Rp40 ribu per kilogram, bawang merah Rp40 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp38 ribu per kilogram.
Sementara itu, tomat dijual Rp20 ribu per kilogram, wortel Rp10 ribu per kilogram, serta kentang Rp14 ribu per kilogram.
Baca juga: Cek Saldo Rekening! Gaji 13 ASN, TNI/Polri, PPPK dan Pensiunan Mulai Dicairkan, Segini yang Diterima
Harapan agar pembeli tetap ramai
Ridho menyebut harga bawang merah masih bertahan di angka Rp40 ribu per kilogram sejak meugang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah lalu dan hingga kini belum mengalami perubahan.
Ia berharap harga komoditas di pasar tetap stabil sehingga daya beli masyarakat terjaga dan aktivitas jual beli berjalan lancar.
"Harapan kami harga terus stabil supaya pembeli tetap ramai dan pedagang juga bisa berjualan dengan baik," kata Ridho.
Para pedagang berharap kestabilan harga bahan pangan dapat terus terjaga sehingga perputaran ekonomi di pasar tradisional tetap berjalan baik dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau. (mad)
Baca juga: Banjir Bantuan, Aceh Tamiang Sembelih Hewan Kurban 4.191 Ekor
| Jadi Pembina Upacara Hari Lahir Pancasila, Eks Teroris Ingatkan Pancasila Rumusan Ulama |
|
|---|
| Banjir Bantuan, Aceh Tamiang Sembelih Hewan Kurban 4.191 Ekor |
|
|---|
| Kelapa Sawit Semakin Terpukul Dihantam TBS Terjun Bebas, Harga Pupuk Naik |
|
|---|
| Krisis Sumber Pangan, Hewan Ternak di Aceh Tamiang Terancam Kelaparan |
|
|---|
| Harga Sawit di Aceh Tamiang Terjun Bebas, Turun Rp1.000 Lebih Per Kg, Petani Merana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Harga-cabai-merah-di-Aceh-Tamiang-turun-dampak-melimpahnya-pasokan-dari-luar-daerah.jpg)