Senin, 8 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Gas Andaman Harus Jadi Mesin Industrialisasi Aceh

“Kalau ada perbedaan pandangan mengenai desain proyek, jalur yang paling produktif adalah duduk bersama dan bernegosiasi langsung,”

Tayang:
Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM
Prof. Dr. Ahmad Human Hamid, MA, Sosiolog dan Guru Besar Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. 

Humam juga mengingatkan pentingnya belajar dari pengalaman Arun pada masa lalu. Meski pernah menjadi salah satu pusat produksi LNG terbesar di dunia, keberadaan Arun belum sepenuhnya mampu melahirkan basis industri yang kuat untuk menopang ekonomi daerah ketika produksi gas mulai menurun.

“Pelajaran terbesar dari Arun adalah produksi besar tidak otomatis menghasilkan transformasi ekonomi yang berkelanjutan. Karena itu, Andaman harus menjadi momentum membangun ekonomi berbasis industri, bukan sekadar ekonomi ekstraktif,” tambah Guru Besar USK ini.

Terkait surat Gubernur Aceh yang meminta pengolahan gas dilakukan di darat, Humam berpendapat isu strategis seperti Andaman sebaiknya terlebih dahulu dibahas melalui dialog intensif dengan pemerintah pusat, SKK Migas, Kementerian ESDM, dan investor.

Ia menilai Aceh saat ini memiliki modal politik yang kuat karena hubungan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dengan Presiden Prabowo Subianto dikenal dekat dan memiliki sejarah panjang kebersamaan. “Kalau ada perbedaan pandangan mengenai desain proyek, jalur yang paling produktif adalah duduk bersama dan bernegosiasi langsung. Aceh bisa memperjuangkan hilirisasi tanpa menciptakan ketidakpastian investasi,” ujarnya.

Humam menegaskan, keberhasilan proyek Andaman tidak seharusnya diukur dari besarnya cadangan gas yang ditemukan, melainkan dari sejauh mana proyek tersebut mampu menciptakan industri baru, menyerap tenaga kerja lokal, menumbuhkan perusahaan daerah, dan mendorong transformasi ekonomi Aceh.

“Gas adalah alat untuk membangun masa depan, bukan tujuan akhir. Yang harus diperjuangkan Aceh bukan sekadar lokasi fasilitas pengolahan, tetapi bagaimana gas Andaman menjadi mesin industrialisasi daerah,” pungkasnya.(iw)

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved