Senin, 8 Juni 2026

Perikanan

Petambak Bireuen Berharap Dukungan Pemerintah Bantu Normalisasi Tambak

Azhari, warga Desa Alue Kuta yang didampingi Maimun, mengatakan tambak mereka masih terbengkalai akibat diterjang banjir. Pematang tambak udang rusak

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
TAMBAK RUSAK – Areal tambak udang di Pante Paku, Kecamatan Jangka, masih rusak dan terhampar luas. 

Terkait langkah dalam waktu dekat, Jafar mengungkapkan adanya informasi rencana bantuan alat berat untuk normalisasi tambak di Bireuen. Proses pengajuan bantuan tersebut masih berjalan.

“Bantuan berupa alat berat ekskavator nantinya bersifat pinjaman. Karena itu, diperlukan partisipasi petambak, terutama untuk biaya operasional, tempat penyimpanan, serta tanggung jawab jika terjadi kerusakan alat,” jelasnya.

Ia menambahkan, koordinasi dengan dinas terkait di Banda Aceh terus dilakukan. “Kami sangat berharap bantuan alat berat segera didatangkan. Untuk hal-hal teknis lainnya akan kita rembuk bersama petambak,” ujarnya.

Berdasarkan data awal yang belum mengalami perubahan, rincian kerusakan tambak di Bireuen meliputi rusak sangat berat seluas 311,99 hektare, rusak berat 695,37 hektare, rusak sedang 1.321,02 hektare, dan rusak ringan 2.614,95 hektare. Seluruh data tersebut, menurut Jafar, telah lama disampaikan kepada KKP.

Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Perdagangan, serta sejumlah pejabat direktorat jenderal juga telah meninjau langsung kondisi tambak di Bireuen. “Masalah utama yang dihadapi adalah tambak yang rusak dan saluran air yang dangkal,” pungkasnya. (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved