Berita Aceh Utara
Dobrak Pintu Selamatkan Ibu dan Balita, Dua Kebakaran Terjadi di Aceh Utara
Dua peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Aceh Utara dalam rentang waktu kurang dari 24 jam.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Dua kebakaran terjadi di Aceh Utara dalam waktu kurang dari 24 jam, menghanguskan rumah warga di Kecamatan Langkahan dan Lhoksukon dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.Pada kebakaran di Langkahan, seorang warga bernama Rustam Efendi berhasil menyelamatkan seorang ibu dan balitanya dengan mendobrak pintu rumah yang terbakar.Tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa tersebut, yang diduga dipicu korsleting listrik dan lampu minyak,
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Dua peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Aceh Utara dalam rentang waktu kurang dari 24 jam.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut, meski sejumlah bangunan dan harta benda warga hangus terbakar dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa pertama terjadi di Dusun Simpang V, Gampong Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Dalam kejadian itu, seorang warga bernama Rustam Efendi menjadi penyelamat setelah nekat mendobrak pintu rumah yang terbakar untuk menyelamatkan penghuni yang masih berada di dalam.
Rumah berkonstruksi kayu milik Safri Anda (40), seorang wiraswasta, ludes dilalap api.
Sementara satu rumah lainnya milik Rebiwandi (40) yang berada sekitar tiga meter dari lokasi hanya mengalami kerusakan pada bagian dinding samping akibat sambaran api.
Saat itu Rustam Efendi yang sedang dalam perjalanan pulang melihat kobaran api muncul di bagian depan rumah Safri Anda, tepatnya di sekitar meteran listrik.
Menyadari ada penghuni yang masih berada di dalam rumah, Rustam segera berteriak meminta pertolongan warga dan mendobrak pintu rumah.
Tindakannya berhasil menyelamatkan istri Safri Anda beserta seorang anak mereka yang masih balita.
Saat kebakaran terjadi, Safri Anda diketahui sedang bekerja sehingga tidak berada di rumah.
Warga kemudian berdatangan membantu memadamkan api.
Baca juga: UPDATE Harga Emas di Aceh 9 Juni 2026: Pidie & Banda Aceh Naik Puluhan Ribu, Aceh Utara Stabil
Kepala Dusun Simpang V, Jonggot Barus, bersama warga lainnya turut membangunkan penghuni rumah di sekitar lokasi dan berupaya mengendalikan kobaran api menggunakan peralatan seadanya.
Namun karena bangunan terbuat dari kayu, api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah milik Rebiwandi.
Akibat kejadian tersebut, rumah Safri Anda beserta seluruh isinya tidak dapat diselamatkan.
Dua unit sepeda motor, masing-masing Honda Beat Street dan Suzuki Shogun, ikut hangus terbakar.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Langkahan Iptu Edi S mengatakan, hasil penyelidikan awal menunjukkan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian depan rumah.
“Dugaan sementara sumber api berasal dari korsleting listrik yang kemudian dengan cepat menjalar karena bangunan rumah terbuat dari kayu.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta,” ujar Iptu Edi.
Menurutnya, setelah menerima laporan, personel Polsek Langkahan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan, berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, mendata korban dan saksi, serta memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Baca juga: 19 Mahasiswa Unimal Perdalam IoT dan AI Bersama Akademisi Internasional di Kazakhstan
“Kami mengapresiasi respons cepat masyarakat yang membantu proses evakuasi penghuni rumah sehingga tidak ada korban jiwa.
Kami juga mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah untuk mencegah kejadian serupa,” katanya.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB oleh masyarakat setempat menggunakan peralatan seadanya.
Rumah dinas bidan desa
Sementara itu, sehari sebelumnya, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, kebakaran juga menghanguskan satu unit rumah dinas bidan desa yang ditempati warga di Desa Buket Krueng, Kecamatan Lhoksukon.
Rumah tersebut ditempati Fatimah (60) bersama anak-anaknya. Saat kejadian, mereka berada di dalam rumah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, api pertama kali muncul dari salah satu kamar dan membakar tempat tidur. Menyadari adanya kebakaran, penghuni rumah segera menyelamatkan diri dan berlari menuju meunasah terdekat.
Tak lama kemudian, kobaran api membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah hingga ke loteng.
Warga yang sedang berada di meunasah langsung bergegas ke lokasi untuk membantu memadamkan api secara gotong royong.
Baca juga: Ketua Suporter Persiraja Jagokan Inggris Juara Piala Dunia 2026, Ini Jadwal dan Prediksi Starting XI
Menurut keterangan warga, sumber api diduga berasal dari lampu minyak atau lampu teplok yang berada di bagian depan kamar.
Kapolsek Lhoksukon AKP M Jamil mengatakan pihaknya segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Personel Polsek Lhoksukon langsung turun ke tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif pascakebakaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh dari warga, kebakaran diduga dipicu lampu penerangan berbahan bakar minyak yang digunakan di dalam rumah.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun korban mengalami kerugian material karena bangunan dan barang-barang di dalam rumah terbakar,” kata AKP M Jamil.
Hingga kini, polisi masih melakukan pendataan terkait kerugian yang dialami korban dalam kebakaran tersebut.
Dua peristiwa kebakaran yang terjadi secara beruntun itu menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang berasal dari instalasi listrik maupun penggunaan lampu berbahan bakar minyak, terutama pada rumah-rumah berkonstruksi kayu yang mudah terbakar. (*)
Baca juga: Jangan Abaikan Kebakaran Lahan
| SMAN 1 Nisam Raih Juara II Olimpiade Ekonomi Syariah Regional Sumatera, Lolos ke Final Nasional |
|
|---|
| Jembatan Parang Sikureung Tersumbat Gelondongan Kayu Pascahujan, Banjir Intai Warga Aceh Utara |
|
|---|
| Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang di Aceh Utara Capai 74 Unit, Terparah di Cot Girek |
|
|---|
| Sempat Kabur dan Buang Sabu Saat Disergap, 4 Pria di Aceh Utara Akhirnya Berhasil Diringkus Polisi |
|
|---|
| Empat Pria di Aceh Utara Disergap Polisi, Sempat Berusaha Kabur dan Buang Sabu Saat Diciduk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dobrak-Pintu-Selamatkan-Ibu-dan-Balita-Dua-Kebakaran-Terjadi-di-Aceh-Utara_.jpg)