Berita Aceh Barat
Kisah Kepemimpinan Sunyi Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Resmi Dibukukan
Dalam pemaparannya, Rahmad menjelaskan bahwa buku tersebut disusun sebagai memoar akhir masa jabatan Prof. Ishak Hasan.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Faisal Zamzami
“Kami ingin menghadirkan catatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi refleksi objektif mengenai bagaimana keteladanan bekerja di ruang-ruang sunyi birokrasi kampus,” ujarnya.
Dari perspektif tata kelola institusi, Prof. Eka Srimulyani menilai kepemimpinan sunyi bukan berarti tanpa suara, melainkan menitikberatkan pada kekuatan sistem.
Menurutnya, terdapat tiga karakter utama model kepemimpinan tersebut, yaitu mengutamakan arah strategis jangka panjang institusi di atas pencitraan personal, konsisten mengeksekusi kebijakan melalui tindakan nyata, serta membangun sistem yang tetap berjalan meskipun pemimpinnya telah mengakhiri masa jabatan.
Ia juga menilai buku ini berhasil memperkaya khazanah studi kepemimpinan dengan menghadirkan contoh keberhasilan dari daerah serta menunjukkan bahwa transformasi pendidikan tinggi nasional tidak hanya lahir dari pusat-pusat metropolitan.
Sementara itu, Prof. Humam Hamid menyoroti kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam mengembangkan UTU melalui pola ilmiah pokok Agro and Marine Industry. Ia membandingkan perkembangan UTU dengan pola pertumbuhan sejumlah perguruan tinggi di Amerika Serikat, termasuk Yale University.
Menurutnya, perkembangan UTU dalam beberapa tahun terakhir tergolong pesat dan menunjukkan arah pembangunan yang jelas.
“Capaian dan berbagai prestasi yang diraih tidak mungkin terwujud tanpa kepemimpinan yang kokoh. Kemampuan membawa kampus ini tetap fokus pada sektor agro dan maritim menunjukkan visi yang tajam dalam melihat potensi daerah,” pungkasnya.
| Kisah Kepemimpinan Prof Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan |
|
|---|
| Imigrasi Meulaboh Pastikan 6 WNA Asal Tiongkok di Aceh Selatan Tak Langgar Aturan |
|
|---|
| Ratusan Peserta Ikuti UM-PTKIN di STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Seleksi Masuk Semakin Kompetitif |
|
|---|
| 4 Kecamatan Terdampak Karhutla di Aceh Barat, Api Sudah Lahap 24,1 Ha Lahan |
|
|---|
| Karhutla Aceh Barat Capai 24,1 Hektare, BPBD Terus Lakukan Pemadaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Rektor-UTU-Prof-Ishak-Hasan-bersama-penulis-dan-narasumber-memperlihatkan-buku.jpg)