Kamis, 11 Juni 2026

Berita Lhokseumawe

Hari Ini, Sembilan SPPG di Lhokseumawe Hentikan Operasional Akibat Kendala Pencairan Dana

Sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lhokseumawe menghentikan operasional sementara akibat kendala pencairan dana.

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
SPPG - Pegawai SPPG sedang menyiapakn Program Makan Bergizi Gratis (MBG). MGG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Melalui pengoperasian Dapur Sekolah Penggerak Pangan Gizi (SPPG), puluhan warga kini memperoleh pekerjaan baru di sektor penyediaan makanan bergizi. 

Ringkasan Berita:
  • Sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lhokseumawe menghentikan operasional sementara akibat kendala pencairan dana.
  • Penghentian ini berdampak pada terhentinya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah kota tersebut.
  • Kepala Regional BGN Aceh mengonfirmasi bahwa saldo Virtual Account (VA) di beberapa unit telah menipis dan sedang menunggu proses top up
  • KPPG Medan melarang penggunaan sistem talangan atau pembayaran tempo jika dana operasional pada rekening SPPG telah habis

 


Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Sebanyak sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Lhokseumawe menghentikan operasional sementara pada Rabu (10/6/2026). Penghentian layanan tersebut disebabkan kendala pencairan dana operasional.

Akibat kondisi tersebut, layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah Kota Lhokseumawe untuk sementara tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Koordinator SPPG Kota Lhokseumawe, Aris Muladi, membenarkan bahwa dari total 26 SPPG yang ada di Kota Lhokseumawe, sembilan di antaranya saat ini tidak beroperasi karena terkendala ketersediaan dana operasional.

Menurut Aris, pada Senin (8/6/2026) seluruh 26 SPPG masih beroperasi normal. Namun pada Selasa (9/6/2026), enam SPPG terpaksa menghentikan operasional sementara akibat dana yang belum tersedia.

Dari enam SPPG yang berhenti beroperasi pada Selasa, dua unit telah kembali beroperasi pada Rabu setelah dana operasional tersedia. Sementara empat SPPG lainnya masih belum dapat melanjutkan layanan.

Baca juga: Selasa Hari Ini, Enam SPPG di Lhokseumawe Mulai Hentikan Operasional Sementara 

Di sisi lain, lima SPPG tambahan juga menghentikan operasional mulai Rabu karena menghadapi masalah serupa.

"Jadi total ada sembilan SPPG yang tidak beroperasi saat ini, terdiri dari empat SPPG yang sudah berhenti sejak Selasa dan lima SPPG yang mulai menghentikan operasional pada Rabu," ujar Aris Muladi.

Ia mengaku belum dapat memastikan kapan seluruh SPPG yang terdampak akan kembali beroperasi. Namun pihaknya berharap proses pencairan dana dapat segera diselesaikan sehingga penyaluran Program Makan Bergizi Gratis kembali berjalan normal.

Dana Operasional Masih Dalam Proses Pencairan

Sebelumnya, Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Aceh, Mustafa Kamal, juga membenarkan adanya penghentian operasional sementara sejumlah SPPG di Aceh.

Menurut Mustafa, penghentian sementara dilakukan karena saldo Virtual Account (VA) beberapa SPPG telah menipis, sementara dana operasional berikutnya masih dalam proses pencairan.

"Benar, pemberhentian operasional sementara terjadi karena ada beberapa SPPG yang saldo VA-nya menipis dan dana operasional baru belum masuk. Saat ini proses pencairan sedang berlangsung," katanya kepada Serambinews.com, Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap jumlah SPPG yang terdampak di seluruh Aceh. Data tersebut sedang direkap untuk dilaporkan kepada pihak terkait.

Mustafa menambahkan, kebijakan penghentian operasional sementara tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan kepada seluruh koordinator wilayah, koordinator kecamatan, dan kepala SPPG di Aceh maupun Sumatera Utara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved