Berita Aceh Singkil
Harga Sawit di Tingkat Petani Aceh Singkil Terus Naik, Capai Rp2.550 per Kilogram
Kenaikan harga ini disambut positif oleh para petani. Mereka berharap harga TBS sawit terus meningkat
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Aceh Singkil naik menjadi Rp2.550 per kilogram
- Kenaikan harga CPO global berpotensi mendongkrak harga TBS di Aceh hingga Rp400 per kilogram
- Apkasindo Aceh mendesak Distanbun segera menggelar rapat penetapan harga terbaru untuk petani
- Petani berharap harga sawit terus meningkat hingga mencapai Rp3.000 per kilogram
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Dede Rosadi | Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani Kabupaten Aceh Singkil terus mengalami kenaikan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Rabu (10/6/2026), harga TBS sawit di tingkat petani telah mencapai Rp2.550 per kilogram. Angka tersebut naik Rp100 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di kisaran Rp2.450 per kilogram.
Kenaikan harga ini disambut positif oleh para petani. Mereka berharap harga TBS sawit terus meningkat hingga menembus Rp3.000 per kilogram, seperti yang pernah terjadi pada tahun 2022.
Menurut petani, kenaikan harga sangat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama menjelang tahun ajaran baru sekolah yang membutuhkan biaya cukup besar.
Baca juga: Harga TBS Kelapa Sawit di Nagan Raya, 8 PMKS Beli Segini per Kg
Sebelumnya, Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh, Ir Netap Ginting, meminta Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh segera menggelar rapat penetapan harga terbaru TBS kelapa sawit.
Permintaan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat normalisasi harga TBS kelapa sawit yang digelar di Kementerian Pertanian pada Senin (8/6/2026).
"Kami memohon kepada Distanbun Aceh untuk segera melakukan rapat penetapan harga TBS Aceh guna menyesuaikan hasil rapat normalisasi harga TBS di Kementerian Pertanian," kata Netap Ginting, Selasa (9/6/2026).
Ia menjelaskan, hasil rapat penetapan harga TBS kelapa sawit pada 4 Juni 2026 menetapkan harga crude palm oil (CPO) sebesar Rp13.996 per kilogram dan harga kernel Rp14.208 per kilogram.
Sementara itu, per 8 Juni 2026 harga CPO tercatat naik menjadi Rp15.175 per kilogram atau meningkat sekitar Rp1.200 per kilogram dibandingkan sebelumnya.
Menurut Netap Ginting, kenaikan harga CPO tersebut berpotensi mendongkrak harga TBS kelapa sawit di Aceh hingga sekitar Rp400 per kilogram.
"Kami mendesak Plt Kadistanbun Aceh untuk mempercepat rapat penetapan harga TBS Aceh pada Kamis, 11 Juni, demi kepentingan petani sawit Aceh," tegasnya. (*)
| Cuaca Tak Menentu, Petani Sayuran di Aceh Singkil Siapkan Antisipasi |
|
|---|
| Apkasindo Minta Distambun Aceh Tetapkan Harga Sawit Terbaru, Menindaklanjuti Rapat dengan Mentan |
|
|---|
| Demo Kantor Bupati Aceh Singkil, Korban Banjir Tuntut Jadup |
|
|---|
| Safrizal Dorong Penataan Ruang dan Validasi Data untuk Selesaikan Sengketa Lahan di Pasuruan |
|
|---|
| Gerindra Aceh Singkil Minta Dugaan Penipuan Rekrutmen Pendamping Desa tak Dikaitkan dengan Partainya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Perkebunan-kelapa-sawit-milik-warga-Aceh-Singkil-Rabu-362026.jpg)