Rabu, 10 Juni 2026

Berita Aceh Barat

Sekda Lantik 263 Tuha Peut Gampong di Aceh Barat

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap seluruh anggota Tuha Peut yang baru dilantik dapat menjalankan fungsi pengawasan dan permusyawaratan

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
TUHA PEUT - Plt Sekda Aceh Barat, Dr Kurdi, mewakili Bupati Aceh Barat menyerahkan SK kepada anggota tuha peut pada pelantikan 263 anggota Tuha Peut Gampong dari 50 gampong yang tersebar di 11 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Barat, Rabu (10/6/2026) yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Aceh Barat. 
Ringkasan Berita:Plt Sekda Aceh Barat, Dr Kurdi, melantik 263 anggota Tuha Peut dari 50 gampong di 11 kecamatan di halaman Kantor Bupati Aceh Barat
 
Tuha Peut memiliki peran strategis sebagai mitra keuchik dalam pemerintahan gampong, termasuk menyalurkan aspirasi masyarakat dan mengawasi jalannya pemerintahan.
 
Pemerintah berharap para anggota yang dilantik dapat menjalankan fungsi pengawasan dan permusyawaratan secara optimal

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Aceh Barat, Dr Kurdi, mewakili Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM, melantik sebanyak 263 anggota Tuha Peut Gampong yang berasal dari 50 gampong di 11 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Barat. Pelantikan berlangsung di halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Rabu (10/6/2026).

Ratusan Tuha gampong yang dilantik tersebut diharapkan amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan gampong.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat kami mengucapkan selamat kepada saudara semuanya, dan semoga amanah serta tugas yang dipercayakan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” kata Dr Kurdi.

Ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremonial administratif, melainkan menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan gampong.

Baca juga: Giliran 10 Dapur MBG di Aceh Barat Tutup Sementara Imbas Dana Operasional belum Cair

Menurutnya, Tuha Peut merupakan salah satu lembaga penting dalam struktur pemerintahan gampong di Aceh yang memiliki peran strategis sebagai lembaga permusyawaratan dan mitra kerja keuchik dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong.

Selain itu, Tuha Peut juga memiliki tugas menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, membahas serta menyepakati rancangan qanun atau peraturan gampong bersama keuchik, serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan gampong.

Kurdi mengatakan kemajuan Kabupaten Aceh Barat sangat ditentukan oleh kemajuan gampong.

Namun, saat ini pembangunan gampong menghadapi berbagai tantangan, di antaranya efisiensi anggaran, berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, serta keterbatasan anggaran yang tersedia dalam APBK maupun APBG.

Baca juga: Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini Anjlok Parah Rp 150 Ribu, 10 Juni 2026 Dijual Segini Per Mayam

Fungsi pengawasan

Meski berada dalam keterbatasan, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan perekonomian masyarakat, ketahanan sosial, serta implementasi syariat Islam dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami ingatkan bahwa hubungan antara Keuchik dan Tuha Peut adalah hubungan kemitraan yang saling melengkapi.

Pengawasan yang dilakukan Tuha Peut harus didukung dan dimaknai sebagai upaya bersama untuk mewujudkan pemerintahan gampong yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap seluruh anggota Tuha Peut yang baru dilantik dapat menjalankan fungsi pengawasan dan permusyawaratan secara optimal guna mendukung terciptanya pemerintahan gampong yang efektif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.(sb)

Baca juga: Sidak BPBD Abdya, Plt Sekda Aceh Barat Daya Minta Personel Siap Siaga

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved