Berita Bireuen
Nelayan Ulee Kareung Bireuen Masih Andalkan Pukat Darat untuk Mengais Cuan
Nelayan Desa Ulee Kareung, Bireuen mengandalkan pukat darat tradisional sebagai sumber mata pencaharian dengan hasil tangkapan tergantung cuaca.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
"Harga jual saat ini masih rendah,” ungkap Mustafa.
“Setelah melalui proses perebusan dan penjemuran, keuntungan yang kami peroleh sangat tipis,” ucap dia.
“Bahkan terkadang tidak mampu menutupi biaya operasional dan tenaga kerja," ujarnya.
Ia mengaku, kondisi tersebut cukup memberatkan para nelayan dan pengolah ikan tradisional yang menggantungkan hidup dari hasil laut.
Menurutnya, kerja keras yang dilakukan setiap hari belum sebanding dengan pendapatan yang diterima akibat rendahnya harga jual ikan di pasaran.
Mustafa berharap, pemerintah maupun pedagang penampung dapat memberikan perhatian lebih kepada nelayan tradisional melalui kebijakan harga yang lebih berpihak kepada mereka.
Baca juga: VIDEO - Pukat Darat Masih Jadi Mata Pencaharian Andalan Nelayan di Bireuen
Dengan demikian, tradisi tarik pukat darat yang telah diwariskan secara turun-temurun tetap dapat dipertahankan.
Sekaligus menjadi penopang ekonomi keluarga nelayan di pesisir Desa Ulee Kareung.(*)
| 22 Mahasiswa UIA Dapat Bantuan BI, Kampus Harap Kuota Tahap Kedua Terpenuhi |
|
|---|
| Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang Ditutup Sementara, 12 Plat Besi Rusak Dilas Ulang |
|
|---|
| Ratusan Pengendara Roda Dua Pilih Jalur Jembatan Apung Kepala Hiu di Pante Lhong Bireuen |
|
|---|
| SMA di Bireuen Mulai Terima Siswa Baru, Pendaftaran Online, Ini Jadwalnya |
|
|---|
| UIA Bireuen Gelar Program KPM Terpadu Internasional, Ini Ketentuannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nelayan-Ulee-Kareung-masih-andalkan-pukat-darat.jpg)