Berita Aceh Utara
Pemuda Asal Sulawesi Disandera di Aceh, Diduga Terkait Transaksi Sabu
Pemuda Sulawesi Tenggara berhasil diselamatkan Polres Aceh Utara setelah diduga disandera di Langkahan terkait transaksi narkotika jenis sabu.
Ringkasan Berita:
- Seorang pemuda asal Sulawesi Tenggara berhasil diselamatkan Polres Aceh Utara setelah diduga disandera di Langkahan terkait transaksi narkotika jenis sabu.
- Kasus terungkap dari pesan WhatsApp korban kepada keluarganya yang meminta bantuan karena mengaku berada di bawah ancaman pelaku.
- Polisi masih menyelidiki dugaan penyekapan, ancaman pembunuhan, dan kemungkinan keterlibatan jaringan peredaran narkotika dalam kasus tersebut.
Seorang pemuda asal Sulawesi Tenggara berhasil diselamatkan Polres Aceh Utara setelah diduga disandera di Langkahan terkait transaksi narkotika jenis sabu.
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Kasus penyanderaan seorang pemuda asal Sulawesi Tenggara di Aceh Utara berhasil dibongkar pihak kepolisian.
Sebuah pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp (WA) menjadi awal terungkapnya dugaan penyekapan seorang pemuda asal Sulawesi Tenggara di Kabupaten Aceh Utara.
Korban yang mengaku berada dalam ancaman pelaku berhasil ditemukan selamat setelah aparat kepolisian melakukan penyelidikan selama dua hari.
Korban diketahui bernama Fadli Faresi (22), warga Desa Rate-Rate, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
Ia ditemukan Tim Opsnal Polres Aceh Utara dalam sebuah rumah di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Langkahan pada Sabtu (13/6/2026) siang sekitar pukul 13.45 WIB.
Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP Ibrahim menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan yang diterima pihak kepolisian melalui layanan Call Center 110 Polda Sulawesi Tenggara pada Kamis (11/6/2026) malam.
Baca juga: Hamas Rilis Nama 20 Sandera Israel yang Dibebaskan, Penyerahan Dimulai di Gaza
Laporan tersebut disampaikan setelah keluarga korban menerima pesan WhatsApp (WA) dari Fadli yang mengaku sedang ditahan oleh sejumlah orang tak dikenal.
Dalam pesannya, korban meminta bantuan kepada keluarganya sekaligus menanyakan cara menghubungi polisi karena takut aksinya diketahui orang-orang yang mengawasinya.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polres Aceh Utara langsung melakukan penelusuran ke lokasi yang diduga menjadi tempat korban disekap di Desa Buket Linteng, Kecamatan Langkahan.
Namun saat petugas tiba, korban sudah tidak berada di lokasi.
Penyelidikan kemudian dilakukan dengan meminta keterangan sejumlah warga dan perangkat desa.
Dari hasil itu, diketahui Fadli telah tinggal di kawasan tersebut sejak Mei 2026, bersama seorang pria bernama Zulkarnaini di sebuah rumah sewa.
Pengembangan penyelidikan akhirnya mengarah ke Desa Tanjung Dalam.
pemuda Sulawesi
pemuda Sulawesi disandera di Aceh
Sandera
Langkahan
transaksi sabu
Aceh Utara
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Satlantas Polres Aceh Utara Amankan 16 Sepmor Berknalpot Brong Saat Patroli Malam |
|
|---|
| Sebelumnya Ambruk Diterjang Banjir, TNI Bangun Balai Pengajian Anak Yatim |
|
|---|
| Gali Akar Tualang di Lereng Curam, Peusijuek & Ritual Malam, Kisah Pembuatan Rapai Pase Dalam Rimba |
|
|---|
| DPR Setujui Dosen PPPK jadi PNS, Konsultan Hukum Bukhari: Wujud Keadilan dan Kepastian Hukum |
|
|---|
| HIMA-ATE Gelar Mubes Ke-II di Aula Kantor Camat Dewantara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemuda-Sultra-disandera-di-Langkahan.jpg)