Serambi Ekraf Awards 2025

Kopiah Riman Pidie Jadi Souvenir Mendunia, Bupati Sarjani Terima Serambi Ekraf Awards 2025

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, pada malam penganugerahan di Hotel The Pade, Banda

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
SERAMBI EKRAF AWARDS - Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, menyerakan Serambi Ekraf Award 2025, kepada Bupati Pidie, H Sarjani Abdullah, pada malam penganugerahan di Hotel The Pade, Banda Aceh, Jumat (29/8/2025). 

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, pada malam penganugerahan di Hotel The Pade, Banda Aceh, Jumat (29/8/2025). 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bupati Pidie, Sarjani Abdullah SH, menerima Serambi Ekraf Awards 2025, dengan kategori "Kopiah Riman Yang Mendunia" .

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, pada malam penganugerahan di Hotel The Pade, Banda Aceh, Jumat (29/8/2025). 

Dalam prosesi penganugerahan itu, Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, turut didampingi Pemimpin Redaksi Harian Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur dan Wakil Pimpinan Perusahaan, Firdaus Darwis. 

"Saya mengapresiasi kepada Harian Serambi Indonesia, yang telah memberikan penghargaan Serambi Ekraf Awards 2025, terhadap Kopiah Riman," kata Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, kepada Serambinews.com, Jumat (29/8/2025) malam.

Ia mengatakan, dirinya sangat mendukung terhadap produk Kopiah Riman, yang dibuat warga Gampong Dayah Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie

Kopiah Riman adalah hasil karya warga Pidie, yang perlu diberikan apresiasi. Sebab, warga Gampong Dayah Adan telah istiqamah merawat budayanya, yang kini menjadi souvenir, terutama digunakan untuk beribadah.

Baca juga: VIDEO Aceh Berpeluang Jadi Pusat Modest Fashion Indonesia

"Saya kagum dengan Kopiah Riman, karena memiliki khas sendiri dibandingkan dengan hasil karya seni yang lain.

Ini memang best produk lokal, tentunya perlu kita jaga bersama, agar tidak punah," kata mantan panglima GAM wilayah Pidie

Kata orang nomor satu di Pidie itu, masyarakat Pidie harus membeli produk sendiri, salah satunya Kopiah Riman. 

Dengan membeli produk sendiri, otomatis secara langsung telah membantu perajin untuk bisa bertahan dengan usahanya. 

Apalagi usaha merajut Kopiah Riman telah puluhan tahun ditekuni warga hingga sekarang ini. 

Meski usaha Kopiah Riman dilakoni perempuan di pedalaman di Kecamatam Mutiara Timur itu terjadi pasang surut, terutama pemasaran produk lokal tersebut.

Baca juga: Perumda Tirta Pase Aceh Utara Terima Serambi Ekraf Award 2025, Diserahkan Menteri Ekonomi Kreatif RI

Tapi, tekad ibu-ibu itu tanpa mengeluh terus membuat Kopiah Riman.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved