Berita Banda Aceh

Wagub Ajak Mahasiswa dan Masyarakat Aceh Suarakan Pendapat secara Santun

Fadhlullah juga meminta masyarakat dan mahasiswa di Aceh tidak ikut tersulut dengan kejadian-kejadian anarkis seperti

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/RIANZA ALFANDI
POSKO DONASI AKSI – Mahasiswa membuka posko open donasi menjelang aksi demonstrasi di depan Gedung DPRA, Sabtu (30/8/2025). 

Fadhlullah juga meminta masyarakat dan mahasiswa di Aceh tidak ikut tersulut dengan kejadian-kejadian anarkis seperti 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH  – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengimbau mahasiswa dan masyarakat Aceh untuk menyampaikan aspirasi secara santun, aman, dan sesuai aturan hukum.

Fadhlullah juga meminta masyarakat dan mahasiswa di Aceh tidak ikut tersulut dengan kejadian-kejadian anarkis seperti yang terjadi di Jakarta dan sejumlah daerah lainnya. 

“Kami atas nama Pemerintah Aceh mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh.

Apa yang terjadi saat ini di tingkat nasional, di Jakarta, Makassar, dan di Medan, di tempat lainnya.

Baca juga: Wagub Aceh Fadhlullah Ajak Mahasiswa Baru Unimal Jadi Garda Bela Negara

Kami berharap kepada masyarakat Aceh agar semuanya tenang dalam menyikapi keadaan ini,” kata Fadhlullah, Sabtu (30/8/2025) malam. 

Ia menekankan, aspirasi adalah hak setiap warga, namun penyampaiannya perlu dilakukan dengan cara yang teratur dan menjunjung tinggi etika.

 “Adek-adek mahasiswa semuanya, kalaupun ingin menyuarakan aspirasi, suarakan dengan cara yang aman, santun, dan secara hukum,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Aceh mendukung sepenuhnya setiap proses penyampaian aspirasi masyarakat, sepanjang dilakukan dengan cara-cara yang tertib dan tidak menimbulkan kericuhan. 

“Kami mendukung semuanya proses suara aspirasi daripada masyarakat Aceh,” pungkas Wagub.

Diketahui, saat ini sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh membuka posko donasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sebagai persiapan aksi demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (1/9/2025) lusa.

Habibi, salah satu simpul aksi, mengatakan posko tersebut dibentuk setelah hasil konsolidasi bersama pada Jumat malam. 

“Open donasi ini adalah bentuk kolektif dari masyarakat atas keresahan yang kami rasakan.

Mulai dari kebijakan semena-mena terhadap rakyat, tindakan represif aparat, hingga pernyataan DPR yang sering membodohi masyarakat,” ujar Habibi kepada Serambinews.com, Sabtu (30/8/2025). 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved