Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Dilanda Hujan Deras dan Angin Kencang, Aceh Tamiang Siaga Bencana Hidrometeorologi

Fenomena alam ini diprediksi akan berlangsung selama September dan ada kemungkinan baru berakhir Desember nanti.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Subur Dani
SERAMBINEWS.COM/HO
EVAKUASI POHON - Petugas BPBD dan Dinas PKP Aceh Tamiang mengevakuasi pohon tumbang akibat ditabrak pohon di Karangbaru, Minggu (31/8/2025) 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Hampir seluruh wilayah Aceh Tamiang dilanda hujan deras disertai angin kencang dalam dua hari terakhir.

Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang Kembali Menumbangkan Pohon di Aceh Tamiang

Fenomena alam ini diprediksi akan berlangsung selama September dan ada kemungkinan baru berakhir Desember nanti.

Baca juga: Hardikda, SMA di Aceh Tamiang Dilarang Buat Kegiatan

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Iman Suhery mengatakan tanda-tanda musibah ini sudah dirasakan dalam dua hari terakhir. 

Baca juga: VIDEO - Aceh Tamiang Mulai Tingkatkan Peran Ulama Perempuan

Pada periode itu hampir seluruh wilayah Aceh Tamiang dilanda hujan deras disertai angin kencang. Fenomena alam ini menyebabkan beberapa rumah rusak dan pohon berukuran besar tumbang.

Baca juga: Pramuka Aceh Tamiang Aktifkan 4 Hektare Lahan Tidur Menjadi Kebun Jagung

“Kami imbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah karena perubahan cuaca yang sangat ekstrem,” kata Iman Suhery, Rabu (3/9/2025).

Baca juga: Demo Hari Ini, Unjuk Rasa di Gedung DPR RI, Prabowo Pilih Terbang ke China

Dijelaskannya, berdasarkan pantauan prakiraan angin lapisan 3000 kaki yang bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat wilayah Aceh. 

Baca juga: Kesadaran Warga Jaga Kebersihan Minim, DLH Aceh Singkil Kampanye Prilaku Hidup Bersih ke Sekolah 

Terdapat juga arus siklonik di Samudra Hindia di sebelah Barat Daya Sumatera.

Sementara analisis tinggi gelombang perairan Timur dan Utara yang merupakan wilayah Aceh Tamiang bisa mencapai hingga 1,25 meter. 

Baca juga: Robot-robot Berisi Bom Milik Israel Mengubah Lanskap Kota Gaza jadi Debu dan Rerutuhan

Baca juga: Belasan Orang Ditangkap Usai Penjarahan di Rumah Uya Kuya, Provokator Diburu Polisi

Kondisi ini harus menjadi perhatian serius nelayan  agar tidak menjadi korban keganasan gelombang air.

Iman Suhery juga mengingatkan masyarakat waspada banjir. Diketahui dalam beberapa tahun terakhir, kabupaten ujung timur Aceh ini kerap dilanda banjir. 

Kali ini, ada dua kategori potensi banjir, yaitu banjir rendah dan banjir menengah.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved