Sabtu, 11 April 2026

Berita Aceh Selatan

Mantan Keuchik Madat Samadua Aceh Selatan Ditemukan Meninggal Tergantung

Ia ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya masih berusia 13 tahun yang baru pulang dari sekolah. Saat memasuki rumah, ia melihat ayahnya sudah

Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/HO
OLAH TKP - Petugas Unit Identifikasi Polres Aceh Selatan saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Ganpong Madat, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan, Kamis (4/9/2025). 

Ia ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya masih berusia 13 tahun yang baru pulang dari sekolah. Saat memasuki rumah, ia melihat ayahnya sudah meninggal tergantung di kusen pintu kamar.

Laporan Ilhami Syahputra | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Warga Gampong Madat, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan digemparkan atas ditemukannya seorang pria meninggal dalam kondisi tergantung di rumahnya di gampong tersebut. 

Penemuan ini pada Kamis (4/9/2025) sekitar pukul 12.20 WIB.

Almarhum diketahui bernama Akmal HS (51), yang juga seorang mantan keuchik setempat.

Ia ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya masih berusia 13 tahun yang baru pulang dari sekolah. Saat memasuki rumah, ia melihat ayahnya sudah meninggal tergantung di kusen pintu kamar.

Panik melihat kejadian tersebut, ia berteriak meminta pertolongan warga. 

Seorang tetangga, Maisar (51), kemudian datang dan segera memotong kain yang melilit leher korban, lalu menurunkannya ke ruang tamu rumah. Peristiwa ini lantas dilaporkan kepada Polsek Samadua.

Baca juga: Polres Aceh Selatan dan HMI Gelar Doa Bersama untuk Kedamaian Bangsa

Kapolsek Samadua AKP Adam Sugiarto menyampaikan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya bersama Unit Identifikasi Polres Aceh Selatan segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas medis dari Puskesmas setempat turut hadir untuk memastikan kondisi korban.

“Dari hasil keterangan keluarga, korban sudah lama mengalami depresi dan jarang keluar rumah.

Korban memiliki empat orang anak, dan saat ini tinggal bersama dua anaknya yang masih kecil,” jelas Kapolsek Samadua.

Pihak kepolisian sempat menawarkan kepada keluarga agar jenazah korban dilakukan otopsi. Namun, keluarga menolak dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

Sementara itu, kepolisian telah mengambil langkah-langkah antara lain mendatangi TKP, mencatat keterangan saksi, membuat laporan resmi, dan melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan. (*)

Baca juga: VIDEO Pelaku Pembunuhan Kurir Paket di Aceh Timur Terlilit Utang Judi Online

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved