Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Massa Demo DPRK Aceh Singkil

Bupati dan Ketua DPRK Aceh Singkil Teken Tuntutan Demonstran, Ini Isinya 

Penandatangan tersebut sebagai bentuk persetujuan atas tuntutan aliansi mahasiswa yang melakukan unjuk rasa. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
TUNTUTAN SUDAH DITEKEN - Bupati Aceh Singkil, Safriadi bersama Ketua DPRK Aceh Singkil Amaliun dan demonstran menunjuk tuntutan yang telah diteken bersama, di halaman Gedung DPRK setempat di Kampung Baru, Singkil Utara, Kamis (4/9/2025). 

Penandatangan tersebut sebagai bentuk persetujuan atas tuntutan aliansi mahasiswa yang melakukan unjuk rasa. 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Bupati Aceh Singkil, Safriadi bersama Ketua DPRK Aceh Singkil, Amaliun serta Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil, Wartono dan Darto tanda tangan tuntutan massa pengunjuk rasa, Kamis (4/9/2025). 

Massa tersebut merupakan gabungan aliansi mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdur Rauf (STAISAR) Aceh Singkil, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). 

Unjuk rasa tersebut merupakan bentuk solidaritas atas aksi di tingkat nasional dan berbagai daerah di Indonesia.

"Kita tanda tangan terus di sini," kata Bupati Aceh Singkil, Safriadi. 

Penandatangan tersebut sebagai bentuk persetujuan atas tuntutan aliansi mahasiswa yang melakukan unjuk rasa. 

Sebelum penandatangan massa sempat meminta tanggapan untuk memastikan tuntunnya dikabulkan. 

Baca juga: Isi 17+8 Tuntutan Rakyat Kepada Presiden Prabowo, DPR dan TNI-Polri, Cara Pantau Klik Link Ini

Demonstran menegaskan akan terus mengawal tuntutannya yang telah ditandatangani bersama. 

"Kami akan terus mengawal sampai merdeka, sepakat kawan-kawan," kata Aidil Syahputra Koordinator Aksi Unjuk Rasa. 

Sementara itu Ketua DPRK Aceh Singkil Amaliun di hadapan pengunjuk rasa mengatakan sebelum demo terjadi sebagian tuntutan sudah dilaksanakan. 

Tuntutan yang dimaksud Amaliun terkait  langkah lembaganya dalam mengawasi pelaksanaan plasma perusaan perkebunan kelapa sawit serta persoalan perusahaan dengan masyarakat. 

"Jadi ada beberapa poin tuntutan ade-ade ini, belum ada tuntutan pun sudah kami laksanakan. Kami sudah beberapa kali melaksanakan RDP dengan perusahaan perusahaan itu," kata Amaliun. 

Terkait tuntutan mahasiswa agar DPRK Aceh Singkil membentuk pansus program tanah objek reforma agraria (TORA), pengawasan CSR dan dugaan pelanggaran lain oleh perusahaan perkebunan, Amaliun mengatakan akan dilakukan secepatnya. 

Baca juga: Didemo Massa Mahasiswa, Ketua DPRK Aceh Singkil: Sebagain Tuntutan Sudah Kami Laksanakan

Pernyataan itu, mendapat reaksi pengunjuk rasa. Demonstran mendesak pembentukan pansus dilakukan saat itu juga. 

"Kami minta sekarang. Berikan kepastian hari ini," teriak mahasiswa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved