Selasa, 14 April 2026

Massa Demo DPRK Aceh Singkil

Bupati dan Ketua DPRK Aceh Singkil Teken Tuntutan Demonstran, Ini Isinya 

Penandatangan tersebut sebagai bentuk persetujuan atas tuntutan aliansi mahasiswa yang melakukan unjuk rasa. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
TUNTUTAN SUDAH DITEKEN - Bupati Aceh Singkil, Safriadi bersama Ketua DPRK Aceh Singkil Amaliun dan demonstran menunjuk tuntutan yang telah diteken bersama, di halaman Gedung DPRK setempat di Kampung Baru, Singkil Utara, Kamis (4/9/2025). 

Namun dijawab Amaliun bahwa pembentukan Pansus ada mekanisme serta tahapan yang harus dilalui. Agar produk yang dihasilkan tidak menjadi persoalan dikemudian hari. 

Setelah beradu argumen massa setuju pembentukan pansus DPRK Aceh Singkil, dimulai, Senin (8/9/2025). 

"Siapa yang bisa pertanggungjawabkan ini," tanya demonstran. "Saya lah, saya ketuanya," tegas Amaliun. 

Berikut 11 tuntutan massa dalam unjuk rasa di kantor DPRK Aceh Singkil

1. Mendesak DPRK Aceh Singkil merekomendasikan percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset kepada DPR RI

2. Reformasi DPR, mulai dari kenaikan gaji pokok, tunjangan, regulasi pencalonan baik ditingkat DPR RI, provinsi dan kabupaten/kota dan mendesak DPRK Aceh Singkil membentuk pansus terkait transparasi gajih, tunjangan dan pokir.

3. Mendesak DPRK Aceh Singkil, mengawasi aspirasi mahasiswa yang sudah disetujui DPRA tentang penolakan empat batalyon di Aceh 

4. Meningkatkan serta memperketat pengawasan DPRK Aceh Singkil terhadap pelaksanaan syariat Islam 

5. Mendesak DPRK Aceh Singkil membentuk tim pansus terkait transparasi dana CSR, kewajiban plasma, pelanggaran sempadan sungai serta Qanun Aceh Singkil Nomor 2 Tahun 2013 tentang Tata Ruang di HGU PT Socfindo serta permasalahan izin HGU PT Nafasindo yang telah berakhir dan menyelesaikan segala permasalahan yang ada pada PT Delima Makmur dan PT Runding Persada. 

6. Mendesak DPRK Aceh Singkil memanggil bupati dan wakil bupati mengenai urgensi pembelian mobil dinas, iPhone dan iPad.

7. Reformasi kepolisian. 

"Kinerja kepolisian yang profesional, berpihak dan berempati terhadap rakyat bukan malah membela kepentingan para pengusaha, mewajibkan aparat kepolisian melanjutkan pendidikan S1 setelah lulus pendidikan kepolisian, pecat kepolisian yang melanggar HAM, bebaskan teman-teman kami yang ditahan melakukan demonstrasi," kata Aidil.

8. Mendesak pemerintah daerah menyelesaikan persoalan infrastruktur, seperti jalan, jembatan dan penerangan lampu. 

9. Mendesak DPRK Aceh Singkil membentuk pansus program Tora

10. Mendesak DPRK Aceh Singkil menyelesaikan persoalan PPPK karena diduga banyak lulusan siluman. 

11. Tarik TNI dari pengamanan sipil dan pastikan tidak ada kriminalisasi demonstran. 

Massa aksi demonstrasi mulai datang ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, di kawasan Kampung Baru, Singkil Utara, Kamis (4/9/2025) pukul 13.10 WIB. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved