Berita Bireuen
Simpora ke XVI, Umuslim Bireuen Tunjukkan Standar World Class
Kegiatan ini melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta delegasi internasional dari Malaysia dan Inggris
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Dalam konferensi tersebut katanya, panitia juga memfasilitasi penandatanganan kerja sama antara UiTM dengan sembilan universitas di Indonesia, yaitu Umuslim, Unsam Langsa, UNISAI Samalanga.
Kemudian, Universitas Serambi Mekkah, UNIKI Bireuen, ISBI Aceh, Universitas Islam Aceh, Universitas Teuku Umar, dan Universitas Muhammadiyah Aceh.
Berbagai pertemuan katanya dihadiri delegasi dari dalam dan luar negeri, dari mancanegara antara lain delegasi Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Kolej Kemahiran Tinggi MARA Pasir Mas, Universiti Teknologi MARA Shah Alam, serta University Technology of Sarawak,
Malaysia.
Baca juga: Simpora Umuslim Bireuen Kupas Arsitektur Tradisional Aceh, Ini Delegasinya
Dari tingkat nasional hadir Universitas Bung Hatta dan Universitas Ekasakti dari Sumatera Barat, serta STMIK Kaputama dari Sumatera Utara serta sejumlah perguruan tinggi di Aceh uga mengambil peran penting sebagai delegasi.
Acara lainnya gala dinner di pendopo Bupati Bireuen juga menjadi catatan penting Simpora kali ini.
Penutupan katanya, sebanyak 50 peserta mengikuti Culture Excursion ke Takengon, Aceh Tengah.
Rombongan mengunjungi rumah adat Umah Pitu Ruang dan rumah Reje Baluntara, sekaligus mendalami kearifan lokal masyarakat Gayo dalam menjaga tradisi arsitektur dan tata ruang berkelanjutan.
“Simpora XVI tahun 2025 ini juga mewujudkan kampus berdampak bagi perekonomian UMKM, menunjukan pariwisata Aceh ke mata internasional dan juga aspek lokal wisdom menjadi pondasi dalam perkembangan teknologi,” ujar Hakim Muttaqin.
Prof Dato’ Abdullah dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia dalam sambutannya pada malam penutupan memberikan apresiasi khusus kepada Umuslim, Simpora yang diselenggarakan Umuslim telah mencapai standar acara bertaraf dunia (world class).
Menurutnya, kolaborasi lintas negara, keterlibatan masyarakat, serta kekuatan tema tradisi dan agama menjadikan SIMPORA setara dengan forum-forum internasional lainnya di kawasan Asia Tenggara. (*)
Baca juga: Cara Buat Foto AI Action Figure Couple dengan Gemini AI, Copy Prompt Ini dan Ikuti Langkahnya
| Banjir Rob Hancurkan Tanggul di Pantai Alue Kuta Bireuen, Warga Tutup dengan Batu Gajah |
|
|---|
| Wow! Kankemenag Bireuen Sembelih 86 Ekor Hewan Kurban, Daging Dibagikan ke Warga & Siswa Miskin |
|
|---|
| UNIKI Sembelih 8 Hewan Kurban, Geulanggang Gampong Sembelih 45 Ekor |
|
|---|
| Abrasi Dampak Banjir Rob di Alue Kuta Jangka Ditangani Darurat |
|
|---|
| Warga Kommes Bireuen Sembelih 19 Hewan Kurban Bantuan Warga dan Turkiye |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Simpora-ke-XVI-di-Umuslim_Peusangan-Bireuen-dan-Pidie-Jaya.jpg)