Berita Nagan Raya
Disdik Nagan Raya Terbitkan Surat Edaran Larangan Bagi Guru Meninggalkan Sekolah Saat Jam Mengajar
Surat edaran tersebut diteken Kadis Pendidikan Nagan Raya, Zulkifli SPd tertanggal 10 September 2025 dan turut ditembuskan ke Bupati dan Ketua DPRK
Penulis: Rizwan | Editor: Mursal Ismail
Surat edaran tersebut diteken Kadis Pendidikan Nagan Raya, Zulkifli SPd tertanggal 10 September 2025 dan turut ditembuskan ke Bupati dan Ketua DPRK Nagan Raya.
Laporan Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Dinas Pendidikan Nagan Raya menerbitkan surat edaran bagi guru dan kepala sekolah.
Edaran Nomor: 400. 1/1019 tentang Larangan Meninggalkan Sekolah pada saat jam mengajar bagi guru jajaran Dinas Pendidikan Nagan Raya
Surat edaran tersebut diteken Kadis Pendidikan Nagan Raya, Zulkifli SPd tertanggal 10 September 2025 dan turut ditembuskan ke Bupati dan Ketua DPRK Nagan Raya.
Ada empat poin isi surat edaran tersebut.
Pertama guru wajib berada di sekolah sesuai dengan jam kerja dan tidak diperkenankan meninggalkan sekolah selama proses belajar mengajar berlangsung.
Kecuali atas izin kepala sekolah karena alasan yang benar-benar penting dan mendesak.
Baca juga: DPRK Nagan Raya Sahkan KUA-PPAS APBK 2026, Berikut Komposisi Anggarannya
Kedua, setiap kegiatan budaya, keagamaan, atau sosial yang melibatkan guru agar dapat diatur waktunya di luar jam belajar sekolah.
Ketiga, kepala sekolah bertanggung jawab penuh mengawasi kedisiplinan guru di sekolah masing-masing dan melaporkan secara berkala kepada Dinas Pendidikan.
Keempat, bagi guru yang tetap meninggalkan sekolah tanpa izin pada saat jam belajar berlangsung, akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.
Kadis Pendidikan Nagan Raya, Zulkifli SPd kepada wartawan, Kamis (11/9/2025) mengatakan, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan menjamin kelancaran proses belajar mengajar di sekolah, Dinas Pendidikan Nagan Raya menilai perlu adanya penegasan terkait kedisiplinan guru dalam melaksanakan tugas.
"Adanya kecenderungan sebagian guru meninggalkan sekolah pada jam pelajaran dengan alasan mengikuti kegiatan di luar sekolah, termasuk kegiatan sosial, budaya maupun keagamaan," jelasnya.
Dikatakan, walaupun kegiatan tersebut memiliki nilai positf, namun pelaksanaannya tidak boleh mengganggu kewajiban utama guru dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik. (*)
Baca juga: Satres Narkoba Polres Nagan Raya Ringkus 3 Tersangka Kasus Sabu
| Pemkab Nagan Raya Bahas Kebijakan Kerja ASN untuk Hari Jumat dari Rumah |
|
|---|
| Lantik Serentak 500 Tuha Peut Gampong, Bupati TRK Minta Bangun Sinergi dengan Keuchik |
|
|---|
| Tim Direksi Socfindo Kunjungi Kebun Seumanyam di Nagan Raya, Salurkan Bantuan ke Warga |
|
|---|
| Dinsos Ajak Warga Nagan yang tidak Sesuai Desil Segera Perbaharui Data di Desa |
|
|---|
| Heboh Desil tak Sesuai Realita, Dinsos Nagan Raya Ajak Warga Perbaharui Data di Desa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kadisdik-Nagan-soal-edaran.jpg)