Pemerintah Aceh Resmikan Kantor Yayasan Keumalahayati
Ketua Umum Yayasan, Dato Hj Pocut Haslinda, menegaskan bahwa pendirian yayasan ini bertujuan untuk menghormati dan meneruskan cita-cita pahlawan.
SERAMBINEWS.COM - Dalam semangat pelestarian sejarah dan penguatan peran perempuan pejuang, Pemerintah Aceh meresmikan Yayasan Laksamana Keumalahayati Rabu, (24/11/2025), bertempat di Hotel POMA, Banda Aceh.
Acara yang dimulai pukul 14.30 WIB ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Dinas Sosial Aceh, Muslem Yacob, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal.
Peresmian yayasan dilakukan oleh Almuniza Kamal atas nama Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem.
Dalam sambutannya, Almuniza menyampaikan bahwa kehadiran yayasan ini akan memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Aceh, khususnya dalam bidang kebudayaan dan pariwisata.
“Bagi kami di Disbudpar, ini akan memperluas jejaring sejarah Aceh di tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.
Acara yang berlangsung dengan nuansa pakaian khas Aceh ini mencakup beberapa agenda penting, antara lain rapat pembahasan kelengkapan pengurus, dan penyusunan program kerja masing-masing bidang.
Selain itu peusijuek Kantor Yayasan Keumalahayati dan Perkumpulan Wanita Pejuang 45 Aceh, serta sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen.
Ketua Umum Yayasan, Dato Hj Pocut Haslinda, menegaskan bahwa pendirian yayasan ini bertujuan untuk menghormati dan meneruskan cita-cita perjuangan para pahlawan.
Baca juga: Bea Cukai Aceh Kembali Amankan 1.060 Batang Rokok Ilegal, Ada Manchester hingga HD
Baca juga: VIDEO Mencekam! Aparat Terlibat Baku Tembak Sengit Saat Kepung Markas KKB di Yahukimo
Tidak hanya Laksamana Keumalahayati, tetapi semua pejuang Aceh yang telah memberi jasa besar pada negeri ini.
“Kami ingin agar semangat perjuangan tidak dilupakan oleh generasi mendatang,” kata Pocut Haslinda.
Prosesi peusijuek dilakukan secara bergantian, dimulai dari Pocut Haslinda, dan para tokoh lainnya yang hadir dalam acara tersebut.
Tradisi ini menjadi pengingat akan akar budaya Aceh yang sarat makna, sekaligus penegasan bahwa perjuangan masa lalu harus terus hidup dalam bentuk aksi nyata hari ini.
Almuniza Kamal juga mengungkapkan bahwa pada tanggal 1 Januari yang merupakan hari lahir Laksamana Keumalahayati telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Hari Perayaan Internasional.
Ia berharap kerja sama antara yayasan dan pemerintah akan menghadirkan kekuatan wisata sejarah yang menjadi ikon pariwisata Aceh.
Ke depan, Yayasan Keumalahayati berencana menggelar berbagai kegiatan seperti seminar sejarah, pelatihan kepemimpinan perempuan, dan tur edukatif ke situs-situs perjuangan.
Baca juga: VIDEO - Detik-detik 7 Muda-Mudi Digerebek Warga saat Pesta Liar Tanpa Busana di Aceh Besar
Baca juga: RTA Abdya Tolak Permainan Domino Jadi Cabor, Abon Salman: Waktu Seperti Pedang
Yayasan Keumalahayati
Peresmian Kantor Yayasan Keumalahayati
Perkumpulan Wanita Pejuang 45 Aceh
Pemerintah Aceh Resmikan Kantor Yayasan Keumalahay
Dato Hj Pocut Haslinda
Ibunda Teuku Riefky Harsya
Keturunan Laksamana Keumalahayati
| 12.648 Peserta UTBK Jalani Ujian di USK, Hari Ini Hingga 30 April 2026 |
|
|---|
| Pansus Qanun Penyertaan Modal dan Aset DPRK Banda Aceh Tinjau Aset Dihibahkan ke Perumda Tirta Daroy |
|
|---|
| Berkas Lengkap, Polda Aceh Serahkan Pendeta Penghina Nabi Muhammad ke Kejaksaan |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem, BPBD Gayo Lues Imbau Warga Waspada Banjir dan Longsor |
|
|---|
| Pasukan AS Sergap Kapal Terkait Iran di Dekat Wilayah Indo-Pasifik, Situasi Makin Panas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Peresmian-Yayasan-Keumalahayati.jpg)