Senin, 8 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Rabies Masih Ancaman Serius, 1.013 Kasus GHPR Terjadi di Aceh Selama 2025

Sebagai penyakit menular dari hewan ke manusia, rabies masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat di Aceh.

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
ANCAMAN RABIES - Ketua PDHI Aceh, drh Nurdiansyah Alasta, MKes mengungkapkan, rabies merupakan penyakit zoonosis yang sangat berbahaya dan hampir selalu berakibat fatal bila tidak ditangani dengan cepat. 

Kegiatan ini juga bagian dari peringatan World Rabies Day (WRD) yang diperingati setiap tanggal 28 September. 

Tahun ini, WRD 2025 bertemakan “Act Now: You, Me and Community”.

Baca juga: Warga Diserang Anjing, Distanbunak Aceh Tamiang Investigasi Rabies

Tema ini bermakna ajakan untuk segera bertindak bersama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan rabies, dengan menekankan peran individu, teladan pemimpin, dan kekuatan kerja sama komunitas.

Penyebab Rabies

Rabies disebabkan oleh virus rabies dari genus Lyssavirus, yang menyerang sistem saraf pusat dan bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.

Berikut adalah penjelasan lengkap tentang penyebab dan penularannya:

Cara Penularan Rabies

·       Gigitan hewan terinfeksi: Ini adalah cara paling umum. Virus terdapat dalam air liur hewan yang terinfeksi dan masuk ke tubuh melalui luka gigitan.

·       Luka terbuka atau selaput lendir: Virus bisa masuk jika air liur hewan terinfeksi mengenai luka terbuka, mata, hidung, atau mulut.

·       Hewan pembawa utama:

o   Anjing (penyebab utama di Indonesia)

o   Kucing

o   Kelelawar

o   Rakun, musang, dan serigala (lebih umum di negara lain)

Faktor Risiko

·       Tidak divaksinasi rabies

·       Tinggal di daerah dengan kasus rabies tinggi

·       Kontak langsung dengan hewan liar atau hewan peliharaan yang tidak divaksin

Proses Infeksi

Setelah masuk ke tubuh, virus rabies menyebar melalui sistem saraf menuju otak.

Masa inkubasi bisa berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa bulan, tergantung lokasi gigitan dan jumlah virus yang masuk.(*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved