Berita Banda Aceh
Rabies Masih Ancaman Serius, 1.013 Kasus GHPR Terjadi di Aceh Selama 2025
Sebagai penyakit menular dari hewan ke manusia, rabies masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat di Aceh.
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Saifullah
Kegiatan ini juga bagian dari peringatan World Rabies Day (WRD) yang diperingati setiap tanggal 28 September.
Tahun ini, WRD 2025 bertemakan “Act Now: You, Me and Community”.
Baca juga: Warga Diserang Anjing, Distanbunak Aceh Tamiang Investigasi Rabies
Tema ini bermakna ajakan untuk segera bertindak bersama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan rabies, dengan menekankan peran individu, teladan pemimpin, dan kekuatan kerja sama komunitas.
Penyebab Rabies
Rabies disebabkan oleh virus rabies dari genus Lyssavirus, yang menyerang sistem saraf pusat dan bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.
Berikut adalah penjelasan lengkap tentang penyebab dan penularannya:
Cara Penularan Rabies
· Gigitan hewan terinfeksi: Ini adalah cara paling umum. Virus terdapat dalam air liur hewan yang terinfeksi dan masuk ke tubuh melalui luka gigitan.
· Luka terbuka atau selaput lendir: Virus bisa masuk jika air liur hewan terinfeksi mengenai luka terbuka, mata, hidung, atau mulut.
· Hewan pembawa utama:
o Anjing (penyebab utama di Indonesia)
o Kucing
o Kelelawar
o Rakun, musang, dan serigala (lebih umum di negara lain)
Faktor Risiko
· Tidak divaksinasi rabies
· Tinggal di daerah dengan kasus rabies tinggi
· Kontak langsung dengan hewan liar atau hewan peliharaan yang tidak divaksin
Proses Infeksi
Setelah masuk ke tubuh, virus rabies menyebar melalui sistem saraf menuju otak.
Masa inkubasi bisa berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa bulan, tergantung lokasi gigitan dan jumlah virus yang masuk.(*)
PDHI Aceh
Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR)
GHPR
Ketua PDHI Aceh drh Nurdiansyah Alasta MKes
Meaningful
Banda Aceh
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| Harga Ayam Potong di Banda Aceh Stabil, Cabai dan Bawang Merah Naik |
|
|---|
| 2.640 Peserta Ikuti UM-PTKIN di UIN Ar-Raniry, Ini Prodi Terfavorit |
|
|---|
| Sekdako Hadiri Sosialisasi LAPOR! Goes To Campus di FISIP USK, Tekankan Pentingnya Laporan Warga |
|
|---|
| LAPOR Goes To Campus, Sekdako Banda Aceh Sebut Laporan Warga Informasi Berharga bagi Pemerintah |
|
|---|
| Ingat Kasus Ciuman Saat Live TikTok di Banda Aceh? PR dan LH Akhirnya Divonis 25 Kali Cambuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nurdiansyah-alasta.jpg)