Senin, 4 Mei 2026

Berita Aceh Barat

LANA Tuding PLN dan Pemerintah Gagal Lindungi Warga, Aceh Lumbung Energi Tapi Ikut Gelap 

Lembaga Asosiasi Nasional Aceh (LANA) menuding keras Pemerintah Aceh dan PLN gagal menjamin hak dasar masyarakat terhadap energi.

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
GAGAL LINDUNGI WARGA - Ketua LANA, Teuku Laksamana menuding PLN dan pemerintah gagal melindungi warga terkait pemadaman listrik belasan jam di Aceh. 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Listrik padam hingga belasan jam, bahkan ada seharian penuh terjadi di sejumlah wilayah Aceh Barat dan sekitarnya.

Praktis, kondisi ini menuai kemarahan publik. 

Lembaga Asosiasi Nasional Aceh (LANA) menuding keras Pemerintah Aceh dan PLN gagal menjamin hak dasar masyarakat terhadap energi.

Padahal sumber listrik berasal langsung dari bumi Aceh sendiri.

Kondisi yang terjadi pada Selasa (30/9/2025), hampir secara menyeluruh listrik padam di Aceh Barat.

Kondisi ini menyebabkan warga cukup resah dan sangat mengeluhkan situasi tersebut.

Lantaran pemadaman listrik terjadi dari pukul 08.00 WIB pagi hingga pukul 20.04 WIB.

Baca juga: Dampak Listrik Padam Sepanjang Hari, Banyak Usaha Warga Kota Langsa tak Beroperasi

Banyak warga cukup dirugikan, terutama para pedagang dan pengusaha kecil yang membutuhkan arus listrik.

Belum lagi para warga di perkotaan sulit mendapat air bersih.

Terutama dari sumur bor karena tak ada listrik, baik untuk kebuhan memasak, mandi, dan keperluan lainnya.

Sebagain warga duduk di teras rumah karena panas di dalam akibat kipas angin dan AC tak bisa hidup.

Ketua LANA, Teuku Laksamana kepada Serambinews.com, Selasa (30/9/2025), menyebut, kondisi ini sebagai bentuk nyata ketidakadilan dan pengabaian terhadap hak masyarakat. 

Baca juga: Aceh Terpantau Gelap dari Citra Satelit NASA, Efek Padam Listrik Lebih dari 24 Jam

Menurutnya, Aceh menjadi korban dari sistem distribusi listrik yang tidak berpihak kepada daerah penghasil energi.

“Aceh punya sumber listrik, tapi justru gelap gulita. Ini penghinaan terhadap kekhususan Aceh!” tegas T Laksamana kepada Serambinews.com, Selasa (30/9/2025). 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved