Berita Aceh Timur
Ayunan Parang dan Lemparan Kapak di Aceh Timur, Diduga Pelaku, Ternyata Korban
Hanafiah sempat dituding menjadi pelaku penganiayaan terhadap Arahman Abakar dalam kejadian naas di Gampong Seunong Kecamatan Pante Bidari
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Hanafiah sempat dituding menjadi pelaku penganiayaan terhadap Arahman Abakar dalam kejadian naas di Gampong Seunong, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, pada Rabu (1/10/2025).
Setelah informasi diterima penuh oleh Serambi ternyata Hanafiah membela diri karena dibacok oleh Arahman Abakar karena permasalahan tanah.
Wawancara langsung Serambi pada Sabtu (4/10/2025), Hanafiah menjelaskan bahwa permasalahan awal dimulai sebulan yang lalu.
Dimana ia meminta Arahman menunjukkan tanah yang hendak dibeli di Blang Seunong.
Kemudian setelah tanah itu selesai dibeli Hanafiah ingin menggarap tanah tersebut.
Baca juga: Imbas Pembacokan di Pasar Aceh, 4 Kelompok Geng Motor Deklarasi Bubar di Polresta
"Pada saat saya hendak menggarap ada pihak yang menghalangi katanya batas tanah yang ia garap masuk ke lahan orang lain.
Lalu saya telfon Arahman untuk meminta kejelasan, kata dia tenang lahan itu tidak bermasalah," ungkapnya.
Kemudian ia juga mendapati Arahman menjual tanah yang sudah dijual kepadanya ke pihak lain, hingga terjadi tumpang tindih di tanah tersebut.
Karena itu ia meminta kejelasan Arahman dan tidak mau jika status tanah seperti ini karena akan merugikan dirinya.
Baca juga: VIDEO - Polres Aceh Timur Gagalkan Penyelundupan 67 Kg Ganja, Dua Pengedar Ditangkap
"Terjadilah cekcok di HP, kemudian Arahman mendatangi saya ke rumah, saya tunggu juga saya kira dia akan menjelaskan.
Begitu sampai ke rumah saya dia langsung memaki saya dengan kata-kata yang tak pantas.
Kemudian ia langsung mengambil parang dari motornya dan mengarahkan kepada saya, hingga terkena lengan kiri saya dan mengeluarkan darah," tuturnya.
Kemudian Hanafiah lari ke gudang mengambil kapak dan melempar ke arah Arahman dan mengenai kepalanya.
Lalu Abakar roboh akibat benturan kapak itu, dan Hanafiah lari ke rumah sakit untuk meminta pertolongan medis akibat pendarahan yang dialaminya.
Baca juga: Stop Truk Plat BK Sumut dan BA Sumbar, Wakil Gubernur Aceh Justru Beri Uang Makan
"Saya hanya meluruskan ini bukan penganiayaan, tapi saya juga korban akibat pembacokan," tutur Hanafiah meluruskan kejadian itu.
Proses damai belum disahuti
Keduanya saat ini dirawat di RSUD Zubir Mahmud, untuk mendapat perawatan insentif.
Saat ini keluarga Hanafiah berencana berdamai dengan Arahman.
Namun proses damai itu belum disahuti oleh Arahman. Pihak kepolisian juga mendorong dia keluarga itu untuk berdamai untuk penyelesaian perkara.
Baca juga: ODGJ Pelaku Pembacokan Pedagang di Samalanga Dibawa ke UPIP RSUD Bireuen
parang
kapak
Aceh Timur
pembacokan
penganiayaan
Masalah Tanah
Jual Beli Tanah
Serambi Indonesia
Serambinews
| Adi Maros Desak Kejari Aceh Timur Usut Tuntas PT Beurata Maju: Jangan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas |
|
|---|
| Al-Farlaky Dukung Langkah Mualem Cabut Pergub JKA: Ini Bentuk Keberpihakan Pemerintah |
|
|---|
| Haji Uma Reses Ke Aceh Timur, Soroti Pengawasan Dana Desa dan Tata Ruang Wilayah |
|
|---|
| 8 Atlet Taekwondo Aceh Timur Lolos ke PORA XV, Targetkan Raih Emas di Aceh Jaya |
|
|---|
| Mahasiswa Aceh Timur Kecewa, Sebut Pemerintah Aceh Abaikan Aliansi Mahasiswa Soal Pergub No 2 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/korban-pembacokan-di-aceh-timur-akibat-jual-beli-tanah.jpg)