Senin, 18 Mei 2026

Berita Aceh Barat

PUPR Aceh Barat Tuntaskan Penanganan Darurat Jalan RGM yang Putus Diterjang Banjir

Dinas PUPR Kabupaten Aceh Barat Tuntaskan Penanganan Darurat Jalan RGM yang Putus Diterjang Banjir

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/HO
Kondisi badan jalan yang rusak akibat di terjang banjir di jalan RGM Desa Ranto Panyang Timur, Kecamatan Meureubo sudah dapat lalui setelah dibangun jembatan darurat oleh PUPR AcehBarat, Minggu (19/10/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat 

SERAMBINEWS.COM, ACEH BARAT – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah menyelesaikan penanganan darurat terhadap ruas jalan RGM Gampong Ranto Panyang, Kecamatan Meureubo sebelumnya putus akibat di terjang banjir.

Kondisi tersebut menyebabkan akses lalu lintas putus total, sehingga masyarakat harus menggunakan jalan alternatif lain untuk menuju ke ibukota kecamatan dan Kabupaten.

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP yang meninjau langsung lokasi kerusakan jalan segera mengambil kebijakan untuk segera ditangani untuk kepentingan masyarakat banyak di daerah Itu. 

Baca juga: Akses Jalan Putus Diterjang Banjir, Bupati Aceh Barat Tinjau Langsung Lokasi Terdampak

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr Kurdi, Minggu (19/10/2025) menyampaikan bahwa perbaikan darurat telah rampung pada Minggu sore atas perintahBupati untuk segera ditangani.

Penanganan dilakukan dengan memanfaatkan batang pohon kelapa sebagai penyangga untuk menghubungkan kembali akses jalan yang sempat terputus.

“Alhamdulillah, sebagaimana kita saksikan sore hari ini meskipun dalam kondisi cuaca hujan ringan, tim kami dengan dukungan dari pemerintah daerah, pihak desa, dan PT IPE, jalan ini sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda empat,” ujar Kurdi saat meninjau lokasi.

Baca juga: Bupati Aceh Barat Tinjau Dapur Umum Warga Terdampak Banjir di Suak Indrapuri

Namun demikian, Kurdi mengingatkan bahwa karena sifatnya masih darurat, kapasitas maksimal kendaraan yang dapat melintas dibatasi tidak lebih dari 6 ton.

“Insyaallah besok akan kita evaluasi kembali untuk memperkuat struktur jalan agar bisa menampung beban kendaraan sesuai kapasitas jalan kabupaten,” tambahnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, sehingga penanganan darurat jalan RGM dapat diselesaikan hanya dalam dua hari kerja.(sb)


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved