Minggu, 3 Mei 2026

Pelayanan Kesehatan

Ruang Rawat Inap Sedang Direnovasi, Direktur RSUD-TP Abdya Minta Keluarga Pasien Batasi Kunjungan

Atas kondisi ini, kata Ismuha—sapaan akrab Ismail Muhammad, ia meminta agar keluarga pasien mengurangi jumlah kunjungan ke rumah

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Masrian
 Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP) Aceh Barat Daya (Abdya) dr. Ismail Muhammad. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, ACEH BARAT DAYA - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP) Aceh Barat Daya (Abdya) dr. Ismail Muhammad meminta keluarga pasien agar batasi jumlah kunjungan pasien yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit setempat.

Hal itu menyusul adanya sejumlah ruang rawat inap RSUD-TP yang sedang dilakukan renovasi dalam rangka pemenuhan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

"Saat ini kita terus mengoptimalkan pelayanan, termasuk pemenuhan KRIS Kemenkes RI. Maka saat ini, kita sedang melakukan renovasi sejumlah ruang rawat inap, otomatis jumlah pasien dalam satu ruangan tidak seperti biasanya," kata dr. Ismail Muhammad, Sabtu (25/10/2025).

Atas kondisi ini, kata Ismuha—sapaan akrab Ismail Muhammad, ia meminta agar keluarga pasien mengurangi jumlah kunjungan ke rumah sakit demi kenyamanan bersama.

"Karena rungan penuh, maka jumlah keluarga pasien yang berkunjung kita minta untuk di kurangi, jangan sampai berkerumunan, sehingga pasien rawat inap bisa merasa nyaman saat menjalani pemulihan," ujarnya.

Apalagi, kata Ismuha, saat ini jumlah pasien di IGD dan rawat inap sangat ramai, terutama pasien keluhan demam dan flu biasa.

"Dengan jumlah pasien yang ramai dan ruangan yang sedang terbatas, kita meminta kerja sama dari keluarga pasien, agar mereka membatasi diri untuk ke rumah sakit," pintanya.

Selain itu, Ismuha juga meminta agar orang tidak membawa anak-anak saat berkunjung ke rumah sakit.

Mengingat, kata Ismuha, rumah sakit adalah tempat yang tidak sehat apalagi untuk anak-anak.

"Di rumah sakit ini kita merawat berbagai macam jenis penyakit yang bisa saja menular ke pengunjung, apalagi anak-anak yang sistem imunitas tubuhnya belum sempurna terbentuk, sehingga sangat rawan untuk terserang penyakit," pesannya.

Ismuha menyebutkan, ruang rawat inap yang sedang di renovasi itu diperkirakan akan rampung akhir tahun ini.

"Mudah-mudahan, dengan renovasi ruang rawat inap ini, nantinya pelayanan akan semakin maksimal, dan pasien bisa lebih merasa nyaman saat menjalani pengobatan dan pemulihan," pungkas Ismuha.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved