Selasa, 5 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Silvermen Gentayangan di Aceh, Budayawan Cek Midi: Merusak Norma Islam dan Keacehan

Dalam dua tahun terakhir, di Aceh mulai muncul fenomena manusia yang melumuri tubuh mereka dengan cat berwarna silver

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Muhammad Hadi
KOLASE SERAMBINEWS.COM
SILVERMEN - Budayawan Aceh, Tarmizi A Hamid alias Cek Midi menyoroti fenomena manusia yang melumuri tubuh mereka dengan cat berwarna silver, baik dewasa (silvermen) maupun anak-anak dan remaja (silver kids) di Banda Aceh. Silvermen dan silverkids tersebut turun ke jalan-jalan dan meminta-minta, terutama di lampo setop dan pertokoan.  

Cek Midi mengaku merasa was-was bahwa budaya baru ini akan diikuti oleh anak-anak dari Gen Z dan Alpha di Aceh.

Baca juga: Resahkan Warga, Satpol PP-WH Banda Aceh Angkut Pengemis di Jambo Tape

“Makanya, instansi terkait, terutama DSI, Disdik, MPU, Satpol PP dan WH, mesti bertindak segera sebelum makin ramai dan sulit ditangani,” saran Cek Midi yang didamping pengurus KWPSI, Hasan Basri M Nur PhD.

Cek Midi berpesan agar semua pihak, baik instansi pemerintah, LSM, dan masyarakat luas, untuk menjaga harkat dan martabat Aceh.

Ini tugas bersama dari masuknya budaya asing yang tercela ke bumi warisan Sultan Iskandar Muda nan agung.

“Cucu Iskandar Muda tak boleh menjadi silvermen atau silverkids untuk mengemis. 

Malu kita sama indatu,” tegasnya mengakhiri pembicaraan.

Baca juga: Manusia, Predator Tanpa Taring

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved