Kamis, 7 Mei 2026

Berita Banda Aceh

PMI Banda Aceh Mulai Sasar Pendonor Pemula, akan Bangun Klinik Khusus Thalasemia

Darah itu nantinya diperuntukan kepada para pasien thalasemia, kanker, yang menjalani operasi dan pasien lainnya

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
For Serambinews.com
Ahmad Haeqal Asri, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kejari Banda Aceh kini mulai menyasar para pendonor pemula di lingkungan sekolah, Senin (27/10/2025).

Ketua PMI Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri mengatakan, pihaknya secara rutin berkunjung ke sekolah-sekolah di Banda Aceh untuk melakukan aksi donor darah bagi para pendonor pemula.

Hal itu dilakukan guna mencukupi kebutuhan stok darah untuk para pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit di Banda Aceh. 

Darah itu nantinya diperuntukan kepada para pasien thalasemia, kanker, yang menjalani operasi dan pasien lainnya.

“PMI ada tim khusus untuk melakukan donor darah mulai dari dinas, instansi vertikal hingga warung kopi. Setiap hari tugas kami secara UU untuk mengumpulkan darah,” kata Haeqal kepada Serambinews.

Baca juga: PMI Banda Aceh Cetak 1.350 Kader Relawan Kemanusiaan 

Meski begitu, pihaknya mengaku saat ini belum bisa memenuhi secara 100 persen kebutuhan stok darah di Banda Aceh. 

Perharinya pihaknya mampu memenuhi 150 hingga 200 kantong darah ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA).

Pihaknya melalui dinas pendidikan dan program Kajari Banda Aceh, untuk menyasar pendonor pemula, salah satunya dengan mengunjungi sekolah-sekolah.

“Jadi kita keliling ke sekolah-sekolah. Kita saat ini sudah targetin anak-anak suka untuk mendonor darah. Selain itu ke gampong juga kita masuk,” ungkapnya.

PMI Banda Aceh gencar mengumpulkan darah dari masyarakat untuk disalurkan ke rumah sakit di Banda Aceh.

Baca juga: Stok Darah Untuk Penderita Thalasemia jadi Tantangan

Salah satu sumber darah yang paling tinggi yang mereka terima itu adalah donor darah ASN yang berjalan setiap tiga bulannya. 

Terlebih Sekda Aceh, M Nasir saat ini sangat konsen dalam melakukan tindakan donor darah. Bahkan dirinya sangat rutin melakukan donor darah.

“Dan donor darah ASN ini menjadi program wajib Sekda. Program ini masih terus berjalan hingga sekarang,” katanya.

“Donor darah ini rutin dilakukan. Selain itu juga ada pendonor yang datang ke tempat kita hingga perusahaan dan instansi vertikal lainnya,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved