Jumat, 24 April 2026

Berita Banda Aceh

Rektor UIN Ar-Raniry: Guru Tetap tak Tergantikan oleh Teknologi dan AI

Rektor UIN Ar-Raniry menegaskan, peran guru tidak akan tergantikan meski teknologi dan kecerdasan buatan (AI) berkembang pesat.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg saat memimpin upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Lapangan Biro Rektorat kampus sempat, Selasa (25/11/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg menegaskan, peran guru tidak akan tergantikan meski teknologi dan kecerdasan buatan (AI) berkembang pesat.

Hal itu disampaikan saat memimpin upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Lapangan Biro Rektorat, Selasa (25/11/2025).

Saat membacakan Amanat Menteri Agama Nasaruddin Umar, Rektor UIN Ar-Raniry menekankan, pendidikan bukan sekadar proses pemindahan pengetahuan, tetapi upaya memanusiakan manusia melalui pembinaan akhlak, karakter, dan budi pekerti.

“Sehebat apa pun teknologi, pendidikan tetap membutuhkan sentuhan manusia, empati, dan keteladanan,” ujar Prof Mujiburrahman.

Ia menambahkan, guru merupakan profesi yang melahirkan profesi-profesi lain. 

Baca juga: 30 Ucapan Selamat Hari Guru, Lengkap Bahasa Inggris dan Indonesia, Ide Caption di Medsos

Menurutnya, keteladanan guru menjadi faktor utama yang membentuk karakter generasi masa depan. 

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan arah bangsa,” tambahnya.

Rektor juga mengutip kisah yang disampaikan Menag tentang Kaisar Jepang setelah peristiwa bom atom.

Dalam situasi krisis tersebut, sang kaisar pertama kali menanyakan jumlah guru yang tersisa, sebuah simbol betapa pentingnya keberadaan dan peran pendidik dalam membangun kembali bangsa.

Baca juga: UIN Ar-Raniry Gelar Retret Kepemimpinan 2025, Rektor Ajak Pimpinan Bergerak Lebih Cepat dan Solid

Dengan mengusung tema “Merawat Semesta dengan Cinta,” HGN tahun ini dinilai relevan dengan Asta Cita Presiden dan Asta Protas Menteri Agama yang mendorong ekoteologi serta pendidikan berbasis nilai kasih sayang. 

Prof Mujiburrahman menegaskan, guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Didiklah anak-anak dengan cinta

Pada kesempatan itu, Rektor UIN Ar-Raniry turut menyampaikan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru.

Baca juga: Halaqah di Luar Kampus, Perlukah? Surat Terbuka untuk Rektor UIN Ar-Raniry

Dikatakan, peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) meningkat dari 41 ribu pada 2023–2024 menjadi lebih dari 301 ribu pada 2025. 

Selain itu, sekitar 588 ribu guru telah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG), dan 52 ribu guru honorer dalam tiga tahun terakhir telah diangkat menjadi PPPK.

Menutup amanat Menag, Rektor UIN Ar-Raniry itu kembali menegaskan pesan Menag bahwa kepribadian guru adalah penentu utama keberhasilan pendidikan nasional.

“Didiklah anak-anak dengan cinta, agar lahir generasi yang mencintai Tuhan, tanah air, dan sesama,” tutupnya.(*)

Baca juga: Mr Syeh, Mantan Aktivis UIN Ar-Raniry yang Kini Dilantik Jadi Keuchik Gampong Durung-Aceh Besar

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved