Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Banjir Landa Aceh

Kota Kualasimpang Aceh Tamiang Lumpuh, Banjir Mencapai 3 Meter

Kota Kualasimpang yang merupakan kecamatan terpenting di Kabupaten Aceh Tamiang lumpuh sepanjang Rabu (26/11/2025) akibat banjir

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Penampakan banjir di Aceh Tamiang, Rabu (26/11/2025) yang air terus naik akibat hujan deras. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Kota Kualasimpang yang merupakan kecamatan terpenting di Kabupaten Aceh Tamiang lumpuh sepanjang Rabu (26/11/2025).

Seluruh aktivitas di kecamatan ini mati setelah banjir akibat hujan deras disertai angin kencang menimbulkan banjir setinggi 3 meter.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi yang memimpin langsung operasi pengendalian bencana menyebut ada 70 rumah yang terendam banjir di daerah ini. 

Tim gabungan disebutnya telah berhasil melakukan evakuasi terhadap 85 keluarga yang terdiri atas 371 jiwa.

“Sebagian besar mereka diungsikan ke TPA Al Cahiriah, sebagiannya ke rumah kerabat,” kata Armia Pahmi.

Baca juga: Banjir Landa Aceh Tamiang, Stok Kebutuhan Pokok di Sejumlah Warung Habis

Diakuinya kalau Kota Kualasimpang merupakan daerah terparah yang terkena banjir. 

Di sini terdapat tiga kampung yang ketinggian airnya melebihi satu meter, yaitu Bukit Tempurung setinggi satu meter dan Sriwijaya serta Perdamaian masing-masing setinggi 1,5 meter.

Kecamatan Bendahara juga mengalami dampak terparah

Armia mengatakan aktualisasi data masih terus dilakukan demi mengetahui kondisi terkini di setiap wilayah. 

Upaya ini diakuinya tidak lancar karena tim mengalami kendala pada jaringan telekomunikasi.

Baca juga: Hujan Dua Hari Tanpa Henti, Sejumlah Wilayah di Gayo Lues Terendam Banjir dan Jembatan Putus

Baca juga: BREAKING NEWS - Bukit Seumadam di Aceh Tamiang Longsor, Jalur ke Medan Lumpuh Total

“Data yang hari ini belum semuanya, tim kesulitan karena akses internet kita terganggu,” ungkapnya.

Meski begitu diketahui Kecamatan Bendahara juga mengalami dampak terparah karena ada lima kampung yang terendam, masing-masing Upah, Matangtepah, Bandarkhalifah, Lubukbatil, dan Lambungblang.

Ketinggian air di daerah ini tidak separah Kota Kualasimpang karena hanya antara 6 hingga 30 centimeter. (mad)

Baca juga: Istri Gubernur Aceh Kak Na Terobos Banjir Temui Warga di Aceh Timur dan Lhoksukon

Baca juga: Pohon di Kantor Bupati Aceh Tamiang Bertumbangan, Armia Pahmi Prioritas Pembersihan Fasilitas Umum

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved