Banjir Landa Aceh
Ekses Hujan Lebat, Warga Aceh Besar Diminta Waspada Hadapi Cuaca Ekstrem
“Ancaman Bencana dan Imbauan Kunci BMKG mengingatkan bahwa hujan yang terus-menerus dan berdurasi lama dapat memicu banjir, tanah longsor...
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Dua hari terakhir, hujan lebat melanda wilayah Aceh Besar dan menimbulkan cuaca ekstrem di sejumlah kawasan.
- Beberapa titik sudah mulai muncul genangan banjir, dipicu curah hujan tinggi dan saluran pembuangan tersumbat.
- Warga diminta berhati-hati saat bepergian, baik melalui jalur darat maupun laut.
- Cuaca ekstrem ini berpotensi memicu banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
- BMKG menyebut kondisi ini merupakan dampak tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis “95B” yang teramati di Selat Malaka.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Hujan dengan intensitas lebat terus melanda wilayah Aceh, dalam dua hari terakhir.
Hal itu juga berdampak dengan terjadi cuaca ekstrem di beberapa kawasan di Aceh Besar.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos MSi mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terhadap ancaman terjadinya bencana.
Menurut Ridwan Jamil, peringatan tersebut sesuai dengan kondisi riil saat ini serta merujuk pada peringatan yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh yang meminta seluruh masyarakat Aceh untuk selalu waspada dengan kondisi cuaca saat ini.
Saat ini kata dia, intensitas hujan sedang dan lebat merata di seluruh kawasan Aceh Besar.
Berdasarkan informasi yang diterima dari BMKG, seluruh wilayah di Aceh diprediksi masih berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat
“Maka kita mengingatkan warga Aceh Besar untuk selalu waspada, bila berpergian, baik jalur darat, maupun laut," ujarnya.
Ia juga menyampaikan, di beberapa titik di Aceh Besar juga sudah mulai kelihatan genangan banjir.
Kondisi ini dipicu oleh tingginya curah hujan dari kemarin.
Baca juga: Aceh Darurat Banjir, 3 Korban Meninggal
Genangan banjir ini, selain karena curah hujan, juga dampak dari tersumbatnya saluran-saluran pembuangan yang ada di lingkungan pemukiman penduduk.
Menurut rilis yang beredar dari BMKG, potensi cuaca buruk ini merupakan dampak tidak langsung dari perkembangan Bibit Siklon Tropis "95B" yang teramati di Selat Malaka.
“Ancaman Bencana dan Imbauan Kunci BMKG mengingatkan bahwa hujan yang terus-menerus dan berdurasi lama dapat memicu banjir, tanah longsor, dan angin kencang,” pungkasnya.(*)
| Update Data BNPB: Korban Jiwa Bencana di Sumatera Tembus 1.200 Orang, 143 Masih Hilang |
|
|---|
| Tito Inspeksi Pantai Utara Aceh, Cek Kemajuan Pemulihan dari Pijay hingga Tamiang |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Permanen Krueng Tingkeum Dimulai, Target Rampung 8 Bulan |
|
|---|
| Dampak Banjir Bandang 2025, Lhokseumawe Alami Kerugian Rp 1,18 T |
|
|---|
| Dua Bulan Pascabanjir, Desa Leubok Pusaka Aceh Utara Masih Gelap Gulita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kalaksa-Badan-Penanggulangan-Bencana-Daerah-BPBD-Aceh-Besar-Ridwan-Jamil.jpg)