Selasa, 21 April 2026

Banjir Landa Aceh

Akses ke Bener Meriah Masih Putus, Bupati Tagore Harap Bantuan Segera Masuk Lewat Udara

Ilham menjelaskan, sampai hari Jumat, 28 November siang, belum ada akses keluar masuk Bener Meriah yang bisa dilewati via darat, sehingga

|
Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
BUPATI PIMPIN RAPAT - Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, memimpin rapat koordinasi penanganan bencana, Jumat (28/11/2025). (Foto Diskominfo Bener Meriah) 
Ringkasan Berita:
  • Akses darat ke Bener Meriah masih terputus total, membuat daerah terisolir dan belum ada bantuan dari Pemerintah Aceh maupun Pusat hingga hari ketiga bencana.
  • Hanya 3 dari 10 kecamatan yang bisa saling terhubung, sementara 4 kecamatan sama sekali belum tersentuh bantuan sehingga Bupati meminta bantuan udara (helikopter).
  • Stok logistik semakin menipis, terutama beras, kebutuhan pokok, BBM, dan air bersih, serta dibutuhkan tambahan alat berat untuk percepatan penanganan.
 

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Hari ketiga musibah bencana hidrometeorologi yang menimpa Kabupaten Bener Meriah tercatat belum ada bantuan masuk baik dari Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Pusat.

Hal ini disampaikan Bupati Bener Meriah melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bener Meriah, Ilham Abdi, SSTP, MAP.

Ilham menjelaskan, sampai hari Jumat, 28 November siang, belum ada akses keluar masuk Bener Meriah yang bisa dilewati via darat, sehingga daerah ini terisolir.  
 
Seluruh jalur antar kabupaten, baik jalan provinsi maupun jalan nasional terputus.

Untuk dalam Kabupaten Bener Meriah, dari 10 kecamatan, yang bisa terhubung hanya 3 kecamatan yaitu Kecamatan Bukit, Bandar, dan Wih Pesam. 

"Untuk 7 kecamatan masih putus tetapi dari 7 ini 3 kecamatan sudah masuk bantuan yaitu Timang Gajah, Bener Kelipah dan Permata. Sedangkan 4 kecamatan lagi sama sekali belum tersentuh bantuan.

Apabila kita menunggu jalur normal ini akan memakan waktu, maka Bapak Bupati mengharapkan ada bantuan melalui udara menggunakan helikopter keempat kecamatan yang belum tersentuh bantuan.

Di samping itu juga kita butuh bantuan alat berat agar penanganan bisa lebih cepat" jelas ilham.

Baca juga: Akses Jalan Nasional Putus Total, Perjalanan Darat dari Banda Aceh hanya Bisa Sampai Bireuen

Sementara untuk stok logistik, Ilham menjelaskan juga "semakin menipis, terutama beras, kebutuhan pokok, BBM, dan air bersih. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hingga Kamis (27/11/2025) malam, di Kabupaten Bener Meriah tercatat 11 korban jiwa dan 13 korban masih dinyatakan hilang.

Data tersebut masih akan terus diperbaharui seiring dengan pemulihan akses jalan. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved