Rabu, 22 April 2026

Banjir Landa Aceh

Stok Telur, Kol, hingga Tomat Mulai Langka, Cabai Merah Rp 250 ribu/kg

Sejumlah kebutuhan pokok dan sayur-mayur mulai langka di pasaran Kota Banda Aceh. Kondisi ini merupakan dampak dari banjir yang...

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO/Muhammad Nasir
BELANJA - Sejumlah warga sedang berbelanja di pasar Jalan Kartini, Peunayong, Banda Aceh pada, Jumat (28/11/2025) sore. 

Selain itu, di kedai-kedai kawasan Jalan Kartika juga sudah tidak ditemukan lagi stok telur karena sudah habis dibeli pelanggan. Jika sebelumnya telur dijual sekitar Rp50.000 per papan, kini harganya naik menjadi Rp60.000 hingga Rp80.000 per papan.

Pantauan Serambi di Pasar Jalan Kartini, Peunayong, terlihat para pembeli berbondong-bondong membeli kebutuhan pokok. Komoditas yang paling banyak dicari adalah tomat, cabai, dan telur.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Jamal, mengimbau warga agar tidak panic buying dalam menghadapi kondisi saat ini, sehingga membeli kebutuhan secara berlebihan.

Ia meminta masyarakat membeli barang sesuai kebutuhan, karena mereka memastikan jika stok akan tersedia.

Seorang warga Aceh Besar, Zuhri, mengaku ia kesulitan mendapatkan telur untuk kebutuhan rumah tangga. Dari beberapa toko grosir dan kios yang ia datangi di kawasan Cadek hingga Rukoh, telur sudah tidak tersedia.

Baca juga: Aceh Dilanda Banjir Besar, Dinas Pangan Pastikan Persediaan Telur Aman 

Menurutnya, beberapa kedai menjual telur dengan harga sekitar Rp70.000 per papan, namun stoknya tetap tidak ada.

Ia akhirnya mendapatkan telur di sebuah kios kecil, meskipun awalnya hanya diizinkan membeli lima butir.

“Tadi saya dapat di kios kecil, awalnya Cuma boleh beli 5 butir, akhirnya saya minta 15 butir dikasih, karena biar semuanya dapat,”ujarnya.

Untuk diketahui, jalur transportasi Medan–Banda Aceh terputus akibat banjir. Saat ini dari Banda Aceh, akses jalan nasional hanya bisa ditempuh hingga ke Bireuen.

Sementara dari arah Medan, kendaraan sudah tertahan di Semadam, Aceh Tamiang.

Akibatnya, pasokan barang-barang kebutuhan pokok yang biasanya dikirim melalui jalur darat menjadi terhenti.(*)

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved