Berita Banda Aceh
Aceh Lahirkan Generasi Peneliti Muda Madrasah Melalui MYRA 2025 yang Digelar Kanwil Kemenag
Kegiatan yang digelar Kanwil Kemenag Aceh bekerja sama dengan PW PGM Indonesia Provinsi Aceh ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag
Ringkasan Berita:
- Grand Final dan Expo MYRA 2025 digelar di Kanwil Kemenag Aceh, menghadirkan finalis MTs dan MA se-Aceh untuk mempresentasikan hasil riset pada tiga bidang: Keagamaan Islam, Sosial-Humaniora, dan MST.
- Kompetisi bertujuan menumbuhkan budaya riset madrasah, menguatkan kreativitas dan kompetensi ilmiah, serta mendukung program prioritas Kemenag di bidang pendidikan unggul.
- 6 Finalis terbaik tiap bidang maju ke Grand Final, dengan pemenang diumumkan pada Malam Anugerah MYRA 2025
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kompetisi Madrasah Young Researchers Aceh (MYRA) 2025 memasuki puncak pelaksanaannya melalui Grand Final dan Expo Penelitian pada 24 November 2025 di Aula Kanwil Kemenag Aceh.
Kegiatan yang digelar Kanwil Kemenag Aceh bekerja sama dengan PW PGM Indonesia Provinsi Aceh ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si.
Kompetisi MYRA dirancang untuk menumbuhkan budaya riset di lingkungan madrasah.
Selain itu, program ini bertujuan mengembangkan kreativitas peserta didik, memperkuat kompetensi ilmiah, dan membentuk karakter pelajar yang jujur, kritis, moderat, serta solutif.
MYRA juga turut mendukung delapan program prioritas Kementerian Agama.
Khususnya pada bidang pendidikan unggul dan digitalisasi layanan, sehingga kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah di Aceh.
Baca juga: ‘Penyuluh Masuk Penjara’ Antar Kemenag Aceh Besar Terima Penghargaan Kemenimipas
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kemenag Aceh H Khairul Azhar, SAg, MSi menuturkan Grand Final MYRA 2025 merupakan kompetisi riset antar madrasah yang menampilkan presentasi hasil penelitian dari finalis MTs dan MA se-Aceh.
Para finalis yang hadir berasal dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, seperti Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Tengah, Bener Meriah, Banda Aceh, Aceh Barat, Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Timur, Pidie, Sabang, dan Lhokseumawe.
Kompetisi dilaksanakan melalui Tiga Bidang Kompetisi masing-masing Bidang Ilmu Keagamaan Islam, Bidang Ilmu Sosial dan Humaniora dan Bidang Matematika, Sains, dan Teknologi (MST).
Ketiga bidang ini memungkinkan siswa memilih bidang yang paling dekat dengan minat dan persoalan kontekstual di daerah masing-masing.
Peserta memaparkan produk riset melalui poster dan X-banner, dengan durasi presentasi tujuh menit dan tanya jawab delapan menit.
Dewan juri kemudian menetapkan Juara I, II, III, serta Best of The Best untuk jenjang MTs dan MA, dan Juara Favorit.
Baca juga: Viral Gus Elham Cium Anak Perempuan saat Pengajian, Dikecam Warganet hingga Kemenag Buka Suara
Seluruh hasil penilaian tersebut akan diumumkan pada Malam Anugerah MYRA 2025 pada 24 November 2025 malam di BSI Landmark Banda Aceh.
Ketua Panitia, Nurmahni Harahap, M.Pd, menjelaskan bahwa rangkaian MYRA 2025 berlangsung sejak Juli hingga November.
Kegiatan dimulai dari sosialisasi, pendaftaran, bimbingan teknis, pengunggahan proposal, hingga seleksi administrasi dan substansi.
| Baru Tiga Hari Pacaran, Pasangan Muda di Banda Aceh Nekat Berzina di Kamar Kos No 7: Digerebek Warga |
|
|---|
| Kronologis Kecelakaan Tgk Anwar Ramli di Tol Sibanceh, Istri Meninggal Dunia |
|
|---|
| Bayi Kembar Lahir di Tol Sibanceh, ASN Aceh Tenggara Tolong Persalinan |
|
|---|
| Demo Cabut Pergub JKA Berlanjut, Jubir Pemerintah Aceh Apresiasi Mahasiswa |
|
|---|
| Sidang Penistaan Agama di PN Banda Aceh, JPU Hadirkan 6 Saksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/foto-bersama-di-BSI-24112025.jpg)