Kamis, 7 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Kisah Nurdin di Kursi Roda Selamat dalam Banjir Bandang Aceh Diberitakan Media Asing

Nurdin dan istrinya termasuk korban selamat. Rumah mereka di Kota Langsa, Aceh, ikut terendam banjir pada Rabu (28/11/2025).

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
TERJEBAK BANJIR - Dua warga terjebak banjir di pohon sawit di kawasan Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (26/11/2025). Warga tersebut berhasil diselamatkan rombongan Bupati Aceh Singkil, Safriadi yang melintas naik speed boat. 

Ringkasan Berita:
  • Kisah menyentuh tentang Nurdin (71), seorang penyintas banjir bandang di Aceh yang selamat meski hanya bisa bergerak dengan kursi roda.
  • Nurdin dan istrinya termasuk korban selamat. Rumah mereka di Kota Langsa, Aceh, ikut terendam banjir pada Rabu (28/11/2025).
  • Karena mengalami stroke, Nurdin sehari-hari menggunakan kursi roda dan kesulitan menyelamatkan diri ketika air tiba-tiba naik.

 

SERAMBINEWS.COM - Jaringan media berbasis di Doha, Qatar, Al Jazeera, menerbitkan artikel berjudul "Indonesia’s flood victims pick up pieces as homes, livelihoods swept away" di situs web mereka pada Selasa (2/12/2025).

Dalam artikel tersebut, muncul kisah menyentuh tentang Nurdin (71), seorang penyintas banjir bandang di Aceh yang selamat meski hanya bisa bergerak dengan kursi roda.

Banjir bandang diketahui telah menerjang Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025.

Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat  sebanyak 708 orang dinyatakan meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Nurdin dan istrinya termasuk korban selamat. Rumah mereka di Kota Langsa, Aceh, ikut terendam banjir pada Rabu (28/11/2025).


Karena mengalami stroke, Nurdin sehari-hari menggunakan kursi roda dan kesulitan menyelamatkan diri ketika air tiba-tiba naik.

Kisah perjuangannya bertahan hidup di tengah banjir inilah yang kemudian diangkat oleh Al Jazeera.

Baca juga: Pascabanjir di Langsa, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur, Banyak Warga Lost Contact dengan Keluarga

Awalnya pasrah hadapi banjir

Saat banjir bandang masuk ke rumah, Nurdin dan istrinya merangkak ke atas tempat tidur untuk menghindari air yang terus meninggi.

Tidak berdaya karena kondisinya, Nurdin mengaku sudah pasrah.

“Saya hanya menunggu kematian. Saya tidak ingin meninggalkan rumah saya,” kata Nurdin dikutip dari Al Jazeera.

“Saya memutuskan untuk mati di sana, tapi istri saya bersikeras agar kita pergi.”

Adik Nurdin kemudian meminta bantuan tetangga untuk mengevakuasi pasangan lansia tersebut.

 

Sempat tenggelam

Ketika tetangga akhirnya tiba, air sudah setinggi dada.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved