Viral Perhitungan Alumni ITB Soal Banjir Sumatera, Susi Pudjiastuti: Saya Jadi Mengerti
Dengan hitungan matematis, ia membongkar penyebab utama banjir besar yang melanda Sumatera hingga menewaskan ratusan orang.
Ringkasan Berita:
- Alif, alumni ITB jurusan Matematika, memaparkan perhitungan bahwa hilangnya hutan Sumatera yang digantikan perkebunan sawit
- Dengan menggabungkan data BMKG tentang curah hujan ekstrem serta luas wilayah yang terdampak, Alif menghitung volume air yang tidak terserap tanah
- Analisa matematis Alif yang sederhana namun mendalam membuat Susi Pudjiastuti terkejut. Ia mengaku baru benar-benar paham hubungan antara deforestasi, ekspansi sawit, dan parahnya banjir
SERAMBINEWS.COM - Sebuah analisa sederhana namun mencengangkan dari seorang alumni ITB mendadak viral di media sosial.
Dengan hitungan matematis, ia membongkar penyebab utama banjir besar yang melanda Sumatera hingga menewaskan ratusan orang.
Penjelasannya begitu detail hingga membuat mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti tersentak dan mengaku baru benar-benar mengerti hubungan antara hilangnya hutan, perkebunan sawit, dan ledakan volume air banjir yang tak mampu ditampung sungai.
Apa yang sebenarnya terungkap dari hitungan ini?
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti dibuat kagum sekaligus miris dengan analisa dari alumni ITB soal penyebab banjir bandang di Sumatera.
Susi terkesima dengan penjelasan rinci dari alumni ITB bidang Matematika bernama Alif yang menghitung penyebab banjir di Sumatera selama beberapa hari ke belakang.
Alif sampai mengurai perbedaan jika kawasan Sumatera masih dipenuhi hutan dengan kondisi terkini yang dipenuhi sawit.
Hal itulah yang disorot Alif sebagai penyebab banjir besar di Sumatera.
Bagaimana penjelasan Alif?
Baca juga: Lonjakan 1.312 Mahasiswa Minta Bantuan, Rumah Amal USK Mulai Kewalahan Sediakan Makan Gratis
Seperti diketahui, banjir yang terjadi di Sumatera sejak akhir November 2025 adalah bencana besar yang memakan korban jiwa.
Hingga kini ada 700 lebih orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera.
Lalu ada 650 orang dilaporkan masih hilang.
Miris dengan bencana banjir dan longsor di Sumatera, Alif pun mengurai analisa berdasarkan bidang matematika yang ia geluti terkait penyebab banjir di Sumatera.
Pertama,Alif membuka data dari artikel dan data resmi soal luas hutan yang hilang di Sumatera selama puluhan tahun ke belakang.
| Raudhah: Taman Surga yang Mengundang Rindu di Kota Madinah |
|
|---|
| Ironi Wisata Ulee Lheue: Batu-Batuan Jadi Spot Favorit, Sampah Masih Berserakan |
|
|---|
| Majelis Santri Sibreh Dikukuhkan, Siap Jadi Motor Pengembangan Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda |
|
|---|
| Bantu Petani, Pemerintah Abdya Normalisasi Aliran Free Intake Krueng Baru |
|
|---|
| Warga Banda Aceh Temukan Mayat di Toilet Masjid, Begini Keterangan Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Viral-aksi-cerdas-alumni-ITB-bikin-hitungan-untuk-menganalisa-penyebab-banjir.jpg)