Senin, 8 Juni 2026

Viral Perhitungan Alumni ITB Soal Banjir Sumatera, Susi Pudjiastuti: Saya Jadi Mengerti

Dengan hitungan matematis, ia membongkar penyebab utama banjir besar yang melanda Sumatera hingga menewaskan ratusan orang.

Tayang:
Editor: Amirullah
Instagram
BANJIR DI SUMATERA: Viral aksi cerdas alumni ITB bikin hitungan untuk menganalisa penyebab banjir di Sumatera. Mantan menteri Susi Pudjiastuti dibuat kagum. 

Ringkasan Berita:
  • Alif, alumni ITB jurusan Matematika, memaparkan perhitungan bahwa hilangnya hutan Sumatera yang digantikan perkebunan sawit
  • Dengan menggabungkan data BMKG tentang curah hujan ekstrem serta luas wilayah yang terdampak, Alif menghitung volume air yang tidak terserap tanah
  • Analisa matematis Alif yang sederhana namun mendalam membuat Susi Pudjiastuti terkejut. Ia mengaku baru benar-benar paham hubungan antara deforestasi, ekspansi sawit, dan parahnya banjir

 

SERAMBINEWS.COM - Sebuah analisa sederhana namun mencengangkan dari seorang alumni ITB mendadak viral di media sosial.

Dengan hitungan matematis, ia membongkar penyebab utama banjir besar yang melanda Sumatera hingga menewaskan ratusan orang.

Penjelasannya begitu detail hingga membuat mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti tersentak dan mengaku baru benar-benar mengerti hubungan antara hilangnya hutan, perkebunan sawit, dan ledakan volume air banjir yang tak mampu ditampung sungai.

Apa yang sebenarnya terungkap dari hitungan ini?

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti dibuat kagum sekaligus miris dengan analisa dari alumni ITB soal penyebab banjir bandang di Sumatera.

Susi terkesima dengan penjelasan rinci dari alumni ITB bidang Matematika bernama Alif yang menghitung penyebab banjir di Sumatera selama beberapa hari ke belakang.

Alif sampai mengurai perbedaan jika kawasan Sumatera masih dipenuhi hutan dengan kondisi terkini yang dipenuhi sawit.

Hal itulah yang disorot Alif sebagai penyebab banjir besar di Sumatera.

Bagaimana penjelasan Alif?

Baca juga: Lonjakan 1.312 Mahasiswa Minta Bantuan, Rumah Amal USK Mulai Kewalahan Sediakan Makan Gratis

Seperti diketahui, banjir yang terjadi di Sumatera sejak akhir November 2025 adalah bencana besar yang memakan korban jiwa.

Hingga kini ada 700 lebih orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera.

Lalu ada 650 orang dilaporkan masih hilang.

Miris dengan bencana banjir dan longsor di Sumatera, Alif pun mengurai analisa berdasarkan bidang matematika yang ia geluti terkait penyebab banjir di Sumatera.

Pertama,Alif membuka data dari artikel dan data resmi soal luas hutan yang hilang di Sumatera selama puluhan tahun ke belakang.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved