Kamis, 30 April 2026

Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud: Pemulihan Kelistrikan Pascabencana Dilakukan Bertahap

Kondisi medan dan infrastruktur yang rusak menjadikan proses pemulihan membutuhkan tahapan teknis yang tidak sederhana.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
For Serambinews.com
Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Alhaytar 

Ringkasan Berita:
  • Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia (PYM) Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, menegaskan bahwa pemulihan kelistrikan pascabencana banjir dan longsor di Aceh harus dipahami sebagai bagian dari upaya menyeluruh pemulihan masyarakat.
  • Ia menekankan pentingnya menjaga keselamatan petugas serta memastikan layanan listrik kembali berjalan secara bertahap sesuai kondisi lapangan.
  • Kondisi medan dan infrastruktur yang rusak menjadikan proses pemulihan membutuhkan tahapan teknis yang tidak sederhana.

 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia (PYM) Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, menegaskan bahwa pemulihan kelistrikan pascabencana banjir dan longsor di Aceh harus dipahami sebagai bagian dari upaya menyeluruh pemulihan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya menjaga keselamatan petugas serta memastikan layanan listrik kembali berjalan secara bertahap sesuai kondisi lapangan.

Hal tersebut disampaikannya usai menerima laporan dari PT PLN (Persero) mengenai progres pemulihan kelistrikan.

 
PYM Malik Mahmud menjelaskan bahwa bencana telah mengakibatkan kerusakan pada sejumlah jaringan distribusi listrik serta membatasi akses menuju beberapa wilayah terdampak.

Kondisi medan dan infrastruktur yang rusak menjadikan proses pemulihan membutuhkan tahapan teknis yang tidak sederhana.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Nanggroe juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, instansi teknis, aparat, dan masyarakat agar proses pemulihan layanan dasar dapat berlangsung lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan.

“Kerja bersama dan saling pengertian dari seluruh pihak sangat diperlukan dalam situasi pascabencana seperti ini,” kata PYM Malik Mahmud, Selasa (9/12/2025).

 
Ia berharap kondisi cuaca yang semakin stabil dan akses wilayah yang terus membaik dapat memperlancar tahapan pemulihan berikutnya, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Aceh dapat kembali berjalan normal.

Baca juga: Listrik Masih Padam, Warga Aceh Tamiang Sesalkan Pernyataan Menteri Bahlil

PLN Minta Maaf

PLN sendiri menyampaikan permohonan maaf atas belum pulihnya pasokan listrik di Aceh pascabencana banjir dan longsor.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, dalam Laporan dan Rapat Koordinasi bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang digelar secara daring dari Banda Aceh, Selasa (9/12/2025).

Direktur Utama (Dirut) PT PLN, Darmawan Prasodjo mengungkapkan bahwa terjadi kegagalan sinkronisasi kelistrikan di Aceh, sehingga seluruh wilayah Aceh terisolasi dari jaringan sistem kelistrikan Sumatera.

 Darmawansa, menjelaskan bahwa proses penormalan membutuhkan waktu karena adanya ketidakstabilan saat mencoba sinkronisasi kelistrikan di Arun-Bireuen-Banda Aceh.

Menurut Darmawansa, pada Senin siang (8/12/2025) PLN telah mencoba mengalirkan listrik dari pembangkit di Arun menuju Banda Aceh. 

Hasilnya, sinkronisasi dari Arun ke Bireuen berjalan dengan lancar, begitu pula dari Bireuen ke Sigli. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved