Kamis, 23 April 2026

SEA Games 2025

Perang dengan Thailand, Kamboja Tarik Semua Atlet dari SEA Games 2025

Delegasi Kamboja sebenarnya turut menghadiri upacara pembukaan di Bangkok pada Selasa (9/12/2025) malam.

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa/canva.com
Logo Sea Games 2025 di Thailand 

Ringkasan Berita:
  • Kamboja mengumumkan penarikan semua atlet yang berlaga dalam ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara, SEA Games 2025 pada Rabu (10/12/2025).
  • Komite Olahraga Nasional Kamboja mengatakan, pihaknya khawatir akan keselamatan para atlet.
  • Penarikan ini juga diklaim merupakan permohonan mendesak dari keluarga para atlet.

 

SERAMBINEWS.COM, PHNOM PENH - Kamboja mengumumkan penarikan semua atlet yang berlaga dalam ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara, SEA Games 2025 pada Rabu (10/12/2025).

Dikutip dari Straits Times, Komite Olahraga Nasional Kamboja mengatakan, pihaknya khawatir akan keselamatan para atlet.

Penarikan ini juga diklaim merupakan permohonan mendesak dari keluarga para atlet.

Delegasi Kamboja sebenarnya turut menghadiri upacara pembukaan di Bangkok pada Selasa (9/12/2025) malam.

Dalam SEA Games 2025, Kamboja sedianya mengirimkan 137 atlet yang berpartisipasi dalam 12 cabang olahraga.

Namun, hanya sedikit atlet yang ikut dalam upacara pembukaan.

Baca juga: Perang Thailand Vs Kamboja Meluas, 10 Orang Tewas, 140.000 Warga Mengungsi

Ketegangan Kamboja-Thailand 

Diketahui, hubungan Thailand dan Kamboja kembali memanas usai ketegangan di wilayah perbatasan mereka yang mencapai 817 kilometer.

Sejak Senin (8/12/2025), setidaknya 13 orang tewas dan ratusan ribu orang telah meninggalkan rumah di kedua sisi perbatasan.

 Bentrokan ini menjadi yang paling mematikan sejak perang pada Juni 2025 yang menewaskan puluhan orang sebelum akhirnya gencatan senjata.

Thailand telah berulang kali menuduh Kamboja melanggar perjanjian, termasuk dengan memasang ranjau darat baru.

Pada November, Thailand menarik diri dari pakta damai menyusul ledakan ranjau darat yang melukai seorang tentaranya.

Kamboja membantah bersalah dan menegaskan pihaknya mematuhi kesepakatan damai Oktober.

Baca juga: konflik Makin Panas, Kamboja Hujani Rudal ke Desa di Thailand

Lebih dari 500.000 warga mengungsi

Dikutip dari AFP, lebih dari 500.000 orang telah mengungsi ke tempat aman, baik dari pihak Thailand maupun Kamboja.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved