Banjir Landa Aceh
Di Tengah Pemulihan Bencana, KSAD Maruli Temukan Sabotase Jembatan Bailey
Bahkan KSAD Maruli mengaku tak menyangka, karena masih ada pihak-pihak yang tega membongkar baut-baut yang terpasang di jembatan Bailey tersebut.
Ringkasan Berita:
- KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkap adanya pembongkaran baut-baut penyangga jembatan Bailey di lokasi bencana Sumatra.
- Maruli menegaskan tindakan pembongkaran baut bukan sekadar kelalaian, melainkan dilakukan dengan sengaja dan berpotensi mengancam keselamatan masyarakat
- KSAD memastikan akan melakukan penelusuran menyeluruh untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas sabotase tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan warga tidak menjadi korban lagi.
SERAMBINEWS.COM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkap adanya dugaan sabotase terhadap jembatan Bailey yang dibangun di wilayah terdampak bencana di Sumatra.
Jembatan tersebut diketahui mengalami pembongkaran baut-baut penyangga, padahal masih digunakan sebagai jalur vital bagi masyarakat.
Maruli mengaku terkejut mengetahui masih ada pihak yang tega melakukan tindakan tersebut di tengah proses pemulihan bencana.
Menurutnya, jembatan Bailey dibangun untuk memudahkan mobilitas warga dan mempercepat distribusi bantuan di lokasi terdampak.
“Dalam kondisi begini pun masih ada orang yang berusaha menyabotase jembatan Bailey kita. Dua hari yang lalu baut-bautnya dibongkar."
"Ya, kami juga tidak menyangka ada orang sebiadab ini ya. Terus terang saja memang kami pikir masyarakat sedang bencana ya. Ini baut-bautnya dibongkar. Jadi terlihat itu berpindah ya (bautnya)."
"Jadi dalam kondisi begini pun masih ada kelompok-kelompok orang yang apa, bisa dikatakan arahnya kepada pemerintah ya, mengorbankan masyarakat."
"Masyarakat yang sedang bencana pun mau dikorbankan," kata Maruli dalam keterangan persnya di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025), dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.
Baca juga: Puluhan Alat Berat Dikerahkan untuk Pulihkan Jalan dan Jembatan Putus di Wilayah Tengah
Maruli menegaskan, pembongkaran baut-baut di jembatan Bailey yang dibangun di lokasi bencana Sumatra ini bisa membahayakan warga disana.
Maruli tak ingin, warga harus kembali jadi korban atas adanya sabotase pihak-pihak tak bertanggungjawab ini.
"Jadi terus saya semalam tidak bisa tidur saya memikirkan ini, karena saya pikir orang sebiadab ini luar biasa ya."
"Ah, ini lihat sudah dilepas nih ya (sambil menunjukkan foto baut-baut yang dibongkar dari jembatan Bailey). Nanti ada lagi yang bilang, "Oh, ini sengaja nih pengkondisian."
"Ya, kalau pengkondisian membuat masyarakat mati bukan pengkondisian namanya itu. Itu biadab namanya ya. Jadi ini ya bukti-bukti nyata sudah ada ya. Kasihan masyarakat, korban. Jangan lagi sampai jiwanya korban lagi," ungkap Maruli.
Baca juga: Baju Sekolah Terbawa Banjir, Pelajar di Aceh Timur Diizinkan Pakai Baju Bebas ke Sekolah
Janji Lakukan Penelusuran
Maruli menuturkan, selanjutnya ia akan melakukan penelusuran terkait upaya pembongkaran baut-baut di jembatan Bailey ini.
| CSM & Lembaga Donor Malaysia Bantu Huntap untuk Korban Banjir di Pidie Jaya, Disalurkan Lewat Kadin |
|
|---|
| 212 Enumerator akan Turun Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir di Bireuen, Warga Diharap Ada di Rumah |
|
|---|
| Bantuan Rumah Rusak Tahap II Disalurkan di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Hibah dana TKD untuk daerah bencana di Aceh |
|
|---|
| TNI Bangun Jembatan Aramco di Delima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kepala-Staf-Angkatan-Darat-KSAD-Jenderal-TNI-Maruli-Simanjuntak-29.jpg)