Konflik Palestina dan Israel
Setelah Berbulan-bulan Ditutup, Rafah Gaza-Mesir Akhirnya Dibuka, Tapi Ada Syaratnya
Pos perbatasan Rafah yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir resmi dibuka kembali
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Ia menegaskan bahwa siapa pun yang melintasi “Garis Kuning” batas wilayah yang dikuasai Israel sesuai kesepakatan gencatan senjata akan dihadapi dengan tembakan.
Pengelolaan penyeberangan Rafah akan dilakukan oleh pengawas dari Uni Eropa bersama staf lokal Palestina, sedangkan Israel akan tetap melakukan pemeriksaan keamanan dari jarak jauh.
Otoritas Israel menyatakan bahwa uji coba pembukaan perlintasan telah dilakukan dan dinyatakan selesai.
Baca juga: Israel Akan Buka Lagi Perbatasan Rafah, Tapi Warga Gaza Tetap Harus Lewati Seleksi Ketat Keamanan
Seorang pejabat Palestina mengatakan sekitar 30 staf Palestina telah tiba di sisi Mesir sebagai persiapan operasional.
Sebelum direbut Israel pada 2024, Rafah merupakan jalur utama keluar-masuk warga Palestina serta pintu utama bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Pembukaan kembali perbatasan ini sempat tertunda akibat perbedaan sikap Israel dan Mesir, serta syarat Israel terkait penemuan jenazah sandera terakhir.
Konflik Gaza sendiri telah menelan korban jiwa yang sangat besar.
Sejak kampanye militer Israel dimulai sebagai respons atas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, lebih dari 71.790 warga Palestina dilaporkan tewas, menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas.
Baca juga: PBB Kecam Pemindahan Paksa Warga Palestina di Gaza ke Kota Reruntuhan Rafah
(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)
| Pemukim Israel Masuk Al-Aqsa Dikawal IOF, Ketegangan Meluas hingga Yerusalem dan Tepi Barat |
|
|---|
| Hamas Ingin Tetap Kuasai Keamanan Gaza, Tak Bisa Janjikan Pelucutan Senjata |
|
|---|
| Pengakuan Jurnalis Palestina, Saleh Aljafarawi Sebelum Gugur di Gaza: Saya Hidup dalam Ketakutan |
|
|---|
| Pengakuan Aktivis GSF Gaza: Disiksa di Sel Israel sebelum Akhirnya Dideportasi |
|
|---|
| Armada Bantuan Gaza yang Bawa Greta Thunberg Dicegat Israel, Picu Gelombang Kecaman Internasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/PERBATASAN-RAFAH-Tangkapan.jpg)