Pidato Prabowo di Pengukuhan Pengurus MUI: Singgung Dana Umat Rp 500 Triliun
Dengan pembangunan tersebut, Prabowo memastikan lembaga-lembaga Islam akan berada di pusat ibu kota.
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara doa bersama dan pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).
- Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung sejumlah isu penting, mulai dari penyediaan lahan untuk kantor lembaga umat Islam, potensi dana umat hingga Rp 500 triliun per tahun, hingga komitmennya memberantas korupsi.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara doa bersama dan pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung sejumlah isu penting, mulai dari penyediaan lahan untuk kantor lembaga umat Islam, potensi dana umat hingga Rp 500 triliun per tahun, hingga komitmennya memberantas korupsi.
Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, untuk pembangunan gedung bagi MUI dan lembaga-lembaga umat Islam.
Gedung tersebut direncanakan akan menjadi kantor bagi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), MUI, serta organisasi kemasyarakatan Islam lainnya.
“Saya sebagai Presiden Republik Indonesia telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang lebih 4.000 meter untuk gedung bagi MUI dan badan-badan umat Islam,” kata Prabowo dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Prabowo Targetkan Hapus Kemiskinan Ekstrem dalam Empat Tahun, Pendidikan Jadi Kunci
Ia menyebutkan, gedung tersebut akan dibangun bertingkat dengan jumlah lantai menyesuaikan keputusan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Rencana pembangunan gedung itu, menurut Prabowo, berangkat dari permintaan Menag yang menyampaikan bahwa MUI selama ini belum memiliki kantor tetap yang representatif.
Dengan pembangunan tersebut, Prabowo memastikan lembaga-lembaga Islam akan berada di pusat ibu kota.
“Di Bundaran HI jangan hanya ada hotel mewah dan mal. Harus ada gedung yang diperuntukkan bagi lembaga-lembaga umat Islam,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyinggung potensi besar dana umat.
Ia mengaku mendapat laporan dari Menteri Agama bahwa dana umat, jika dikelola secara optimal, bisa mencapai sedikitnya Rp 500 triliun per tahun.
“Saya diberi laporan oleh Menteri Agama, kalau dana umat dikelola dengan baik, jumlahnya bisa minimal Rp 500 triliun dalam satu tahun,” ungkap Prabowo.
Oleh karena itu, ia menyambut baik rencana pembentukan lembaga khusus pengelolaan dana umat agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.
| Sosok Bursok Anthony Marlon, Bawahan Menkeu Purbaya Minta Prabowo–Gibran Mundur Lewat Surat Terbuka |
|
|---|
| Sapi Raksasa Mulai Bermunculan di Aceh, Bobot Tembus 1 Ton Lebih |
|
|---|
| Momentum Tata Ulang Arah Pembangunan Aceh |
|
|---|
| Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Ini 3 Faktor Penentu dan Rekam Jejak Perombakan Menteri |
|
|---|
| Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Ini 3 Kriteria Menteri Diprediksi Bakal Didepak Prabowo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-Subianto-saat-menghadiri-Mujahadah-Kubro-1-Abad-NU-di-Malang.jpg)