AS dan Israel Serang Iran
Isu Pasukan AS Invasi Iran Lewat Jalur Darat Mencuat di Forum Senat
Isu kemungkinan perang darat melawan Iran mencuat dan mendominasi pengarahan tertutup di Senat dan DPR Amerika Serikat yang dipimpin Menteri Luar
Ia menyebut serangan terhadap Iran sebagai “perang pilihan” Presiden Trump dan menegaskan bahwa tidak ada ancaman langsung dari Iran yang cukup untuk membenarkan peluncuran serangan militer.
Meski pemerintahan Trump telah berulang kali menjamin bahwa konflik ini tidak akan menjadi perang panjang seperti di Irak atau Afghanistan, pernyataan Blumenthal dan sejumlah legislator Demokrat lainnya kini memunculkan kembali kekhawatiran akan kemungkinan keterlibatan militer darat AS di Iran serta risiko perang berkepanjangan di Timur Tengah.
Amunisi Perang Menipis, AS Panggil Kontraktor Pembuat Senjata untuk Tambah Pasokan
Kantor berita Reuters melaporkan bahwa pemerintahan Trump berencana untuk bertemu dengan para eksekutif dari kontraktor pertahanan terbesar AS di Gedung Putih pada hari Jumat untuk membahas percepatan produksi senjata ketika Pentagon bekerja untuk mengisi kembali pasokan setelah serangan terhadap Iran.
Badan tersebut mengutip lima orang yang mengetahui rencana tersebut, yang mengatakan perusahaan-perusahaan termasuk Lockheed Martin dan Raytheon telah diundang ke pertemuan tersebut. Salah satu orang mengatakan pertemuan itu diharapkan berpusat pada menekan pembuat senjata untuk bergerak lebih cepat guna meningkatkan output.
Reuters mengatakan pertemuan tersebut mencerminkan semakin mendesaknya Washington untuk mengisi kembali persediaan senjata yang habis akibat serangan terhadap Iran, serta perang di Ukraina dan Gaza.
Namun dalam postingan media sosialnya pada hari Senin, Trump mengatakan ada “persediaan amunisi AS yang hampir tidak terbatas dan bahwa ” perang dapat dilakukan “selamanya,“dan dengan sangat sukses, hanya dengan menggunakan persediaan ini.(*)
| Iran Sebut Negara Timur Tengah tak Lagi Melindungi Pangkalan AS |
|
|---|
| ‘Pesta Vampir Telah Berakhir’, Iran: Tak Ada Lagi Perisai bagi Pangkalan AS |
|
|---|
| Garda Revolusi Iran Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Kuwait |
|
|---|
| Iran Tolak Isu Uranium Masuk dalam Agenda Perundingan dengan AS |
|
|---|
| Iran Siaga Perang Baru, AS Disebut tak Bisa Dipercaya, Ancam Serang Aset Amerika dan Selat Hormuz |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pasukan-AS-90-okjkl.jpg)