Kamis, 4 Juni 2026

AS dan Israel Serang Iran

Isu Pasukan AS Invasi Iran Lewat Jalur Darat Mencuat di Forum Senat

Isu kemungkinan perang darat melawan Iran mencuat dan mendominasi pengarahan tertutup di Senat dan DPR Amerika Serikat yang dipimpin Menteri Luar

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Medsos
Pasukan Amerika Serikat tampak dalam sebuah operasi militer. Presiden AS Donald Trump telah mengeluarkan ultimatum bagi penduduk Teheran untuk segera melarikan diri melalui unggahan di media sosial karena ia mengatakan Iran tidak dapat memiliki senjata nuklir. 

Ia menyebut serangan terhadap Iran sebagai “perang pilihan” Presiden Trump dan menegaskan bahwa tidak ada ancaman langsung dari Iran yang cukup untuk membenarkan peluncuran serangan militer.

Meski pemerintahan Trump telah berulang kali menjamin bahwa konflik ini tidak akan menjadi perang panjang seperti di Irak atau Afghanistan, pernyataan Blumenthal dan sejumlah legislator Demokrat lainnya kini memunculkan kembali kekhawatiran akan kemungkinan keterlibatan militer darat AS di Iran serta risiko perang berkepanjangan di Timur Tengah.

Amunisi Perang Menipis, AS Panggil Kontraktor Pembuat Senjata untuk Tambah Pasokan

Kantor berita Reuters melaporkan bahwa pemerintahan Trump berencana untuk bertemu dengan para eksekutif dari kontraktor pertahanan terbesar AS di Gedung Putih pada hari Jumat untuk membahas percepatan produksi senjata ketika Pentagon bekerja untuk mengisi kembali pasokan setelah serangan terhadap Iran.

Badan tersebut mengutip lima orang yang mengetahui rencana tersebut, yang mengatakan perusahaan-perusahaan termasuk Lockheed Martin dan Raytheon telah diundang ke pertemuan tersebut. Salah satu orang mengatakan pertemuan itu diharapkan berpusat pada menekan pembuat senjata untuk bergerak lebih cepat guna meningkatkan output.

Reuters mengatakan pertemuan tersebut mencerminkan semakin mendesaknya Washington untuk mengisi kembali persediaan senjata yang habis akibat serangan terhadap Iran, serta perang di Ukraina dan Gaza.

Namun dalam postingan media sosialnya pada hari Senin, Trump mengatakan ada “persediaan amunisi AS yang hampir tidak terbatas dan bahwa ” perang dapat dilakukan “selamanya,“dan dengan sangat sukses, hanya dengan menggunakan persediaan ini.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved