Senin, 8 Juni 2026

Konflik Amerika vs Iran

Terungkap! AS Gunakan Senjata Laser Hadapi Serangan Iran, Perang Modern Libatkan Satelit dan Siber

Penggunaan sistem berteknologi tinggi tersebut menunjukkan perubahan besar dalam pola peperangan modern

Tayang:
Editor: Amirullah
Tangkap Layar X
Kapal perang AS menembakkan sistem senjata laser dalam menghadapi serangan Iran 

Di awal konflik, Iran dilaporkan meluncurkan gelombang serangan besar ke Israel serta sejumlah negara Arab dengan menargetkan pangkalan militer AS, kedutaan, bandara, hingga infrastruktur minyak dan gas.

Data dari Pentagon menyebut Iran menembakkan lebih dari 500 rudal balistik serta meluncurkan sekitar 2.000 drone, meskipun sebagian besar berhasil dicegat sistem pertahanan.

Namun saat ini intensitas serangan drone Iran disebut telah menurun sekitar 83 persen dibandingkan fase awal perang.

Sementara itu, peneliti pengendalian senjata dari Geneva Graduate Institute, Farzan Sabet, menilai Iran kini mengandalkan strategi cadangan dengan menggunakan drone murah yang diproduksi dalam jumlah besar.

“Kemampuan Iran untuk melakukan penghancuran tingkat tinggi akan menurun, tetapi mereka akan tetap dapat menembakkan drone ini, dan akan menciptakan persepsi risiko umum,” kata Sabet.

Iran diketahui memiliki persediaan drone serta rudal jarak pendek dalam jumlah besar, meskipun jumlah rudal balistik jarak jauh yang mampu menjangkau Israel relatif lebih terbatas.

Detik-detik bunker bawah tanah milik Ayatollah Ali Khamenei dihancurkan


Di sisi lain, militer Israel (IDF) mengeklaim telah menghancurkan bunker bawah tanah milik Ayatollah Ali Khamenei yang selama ini berfungsi sebagai pusat komando strategis Iran.

Operasi penghancuran ini dirilis dalam sebuah video resmi pada Jumat (6/3/2026).

Dalam pernyataan resminya, pihak militer menyebutkan bahwa bunker tersebut tetap menjadi pusat aktivitas pejabat senior rezim Iran, meskipun Khamenei telah tewas di awal konflik.

"Khamenei dieliminasi sebelum dia sempat menggunakan bunker tersebut selama operasi 'Roaring Lion', tetapi kompleks tersebut terus digunakan oleh para pejabat senior rezim Iran," tulis militer Israel, sebagaimana dikutip dari AFP. 

Operasi udara berskala besar ini dilaporkan melibatkan sedikitnya 50 jet tempur yang menyasar jaringan bawah tanah di jantung kota Teheran.

Militer Israel menyebut telah menjatuhkan sekitar 100 bom dalam serangkaian ledakan dahsyat untuk meruntuhkan kompleks yang membentang di bawah tanah.

Bunker tersebut diketahui memiliki banyak titik akses dan ruang pertemuan khusus yang dirancang untuk melindungi para petinggi Iran.  

Sebelum tewas, Khamenei diyakini menghabiskan sebagian besar malamnya di fasilitas bawah tanah yang sangat dalam ini guna menghindari serangan udara. 

Kepala Militer Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, menyatakan efektivitas serangan tersebut dalam melumpuhkan struktur kepemimpinan Iran.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved